SuaraJatim.id - Bupati Sumenep, Ach Fauzi meminta maaf terkait ambruknya plafon di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H. Moh. Anwar. Insiden itu diduga akibat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan setempat, Rabu (9/2/2022).
“Saya mewakili pemerintah daerah dan pihak rumah sakit meminta maaf kepada para pasien dan keluarganya atas musibah ini. Saya tahu, kejadian ini pasti membuat kaget. Tapi Alhamdulillah tidak ada korban. Semua pasien bisa dipindahkan sebelum plafon ambrol,” katanya mengutip dari Beritajatim.com jejaring Suara.com, Rabu (09/02/2021).
Dijelaskannya, plafon ruangan rawat inap Lavender di lantai 2 mendadak ambrol. Penyebabnya diduga hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Sumenep sejak siang hingga sore hari.
Kekinian, para pasien telah dipindahkan di ruangan ‘Anyelir’ di lantai 1 yang kebetulan masih dalam kondisi kosong.
Di ruangan yang plafonnya ambrol tersebut tercatat ada 17 pasien yang tengah dirawat. 4 diantaranya merupakan pasien anak, sisanya pasien dewasa. Pasien tersebut merupakan pasien bedah.
“Ruangan itu secepatnya diperbaiki karena ruang rawat inap memang dibutuhkan. Jadi tidak bisa menunggu. Besok sudah langsung dikerjakannya perbaikannya,” terang Bupati.
Ia mengungkapkan, kejadian tersebut diduga selain karena hujan dan angin kencang, juga karena kurangnya kontrol kondisi ruangan. Semestinya, begitu terlihat ada yang bocor dan lembab, harus segera diperbaiki.
“Jadi bukan sekedar soal baru atau lamanya bangunan. Tapi kontrol rutin kondisi ruangan ini juga sangat diperlukan. Agar segera diketahui kalau ada kerusakan- kerusakan. Bukan malah dibiarkan,” tandasnya.
Dalam catatan di RSUD dr H. Moh. Anwar tersebut, ruangan yang plafonnya ambrol itu dibangun pada tahun 2015.
Baca Juga: Jebol Plafon Saat Hujan Deras Dua Hari, Tahanan Polsek Tanjung Sakti Kabur
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Persaingan Ketat di Tengah Persebaya Jadi Energi Positif Gledson Paixao
-
Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi
-
Sehari Sebelum Dilantik, Rektor UINSA Mangkir Panggilan Jaksa Terkait Dugaan Pungli Dosen Rp897 Juta
-
Berkat Laporan BNI, Oknum Agen Nakal Satu Per Satu Diringkus di Jember
-
Siapa Jose Henrique? Garangnya Bikin Kiper Arema FC Adi Satryo Was-was