SuaraJatim.id - Persebaya Surabaya akan melakoni laga lanjutan di BRI Liga 1 melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu 19 Februari 2022 pukul 18:15 WIB.
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso menegaskan tak ada pilihan lain selain harus menang melawan Persiraja. Itu wajib dilakukan jika ingin Persebaya tetap berada di jalur juara.
Saat ini, posisi klub berjuluk Bajul Ijo berada di posisi ke lima klasemen sementara. Oleh sebab itu, laga di pekan ke-26 di menjadi penting bagi Persebaya.
"Tak ada pilihan selain menang lawan Persiraja Banda Aceh jika masih ingin bersaing di jalur juara," ujar Aji Santoso, Jumat (19/02/2022).
Laga Persebaya vs Persiraja ini akan digelar di Stadion Kompyang Sujana, Bali. Aji Santoso mengakui persiapan timnya sudah maksimal menghadapi pertandingan melawan tim juru kunci tersebut.
Meski menang di atas kertas, ia sudah menginstruksikan kepada seluruh pemainnya tak meremehkan lawan dan berjuang memenangkan pertandingan sampai peluit panjang dari wasit dibunyikan.
"Saya sudah ingatkan, sampai peluit panjang. Meski bermain bagus 90 menit, tapi peluit belum berbunyi, berarti pertandingan belum selesai. Ini yang terjadi saat lawan Persija pekan lalu dan kami kehilangan poin penuh," ucap legenda hidup Persebaya dan Timnas tersebut.
Akibat hanya meraup satu poin, tim kebanggaan Arek-Arek Suroboyo itu bertahan di posisi kelima (45 poin) dan semakin tertinggal dari empat tim di atasnya, yakni Arema FC, Bali United, Bhayangkara FC dan Persib Bandung.
Dengan pemuncak klasemen, Arif Satria dan kawan-kawan tertinggal tujuh angka (52 poin), lalu terpaut angka (51 poin) dan angka (50 poin) dari peringkat dua dan tiga, serta selisih dua angka (47 poin) dari Persib yang berada persis di atasnya.
Baca Juga: Arema FC Diunggulkan atas Madura United, Eduardo Almeida Tetap Waspada
"Saya sudah berkali-kali mengingatkan dan evaluasi, bahkan selepas lawan Persela lalu. Namun, saat lawan Persija terulang lagi. Sebenarnya bukan masalah mental, apalagi dari sisi permainan sudah bagus. Tapi gagal menjaga fokus dan sedikit meremehkan lawan menjadi sesuatu yang harus dilawan," katanya.
Sementara itu, pemain Persebaya Samsul Arif menyampaikan persiapan melawan Persiraja sudah maksimal dan berkomitmen tak mengulangi kesalahan, terlebih pertandingan digelar sehari dari jadwal semula.
"Semua sudah dievaluasi dan saya serta teman-teman akan semakin bertanggung jawab terhadap situasi di lapangan. Pemain tahu apa yang harus dilakukan untuk menang dan tetap berada di jalur juara," tutur striker senior asal Bojonegoro itu.
Berita Terkait
-
Arema FC Diunggulkan atas Madura United, Eduardo Almeida Tetap Waspada
-
Fabio Lefundes Jamin Rekor Mentereng Arema FC Tak Bikin Ciut Nyali Madura United
-
Aji Santoso: Persebaya Surabaya Belum Menyerah dalam Perburuan Gelar BRI Liga 1
-
Persela Vs Barito Putera, Rahmad Darmawan Waspadai Semangat Juang Laskar Joko Tingkir
-
Hakim PN Jakarta Barat Dede Suryaman Dipanggil KPK Hari Ini, Diperiksa untuk Penyuap Hakim Itong
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
Koalisi Jagalah Warga Dorong Komdigi Lindungi Masyarakat dari Penipuan Transaksi Digital
-
Terciduk Nyabu di Hotel Surabaya, Tiga Anggota DPRD Fraksi Gerindra Terancam Dipecat
-
Modal Rp19 Juta, Ini Upaya BRILink Agen Ria Irawan yang Kini Berbuah Manis
-
Menguak Episentrum Ledakan Pakuwon City: Tabung Elpiji 50 Kg dan Kompor Diangkut Labfor
-
Tolong Teleponkan Mama: Jeritan Pilu Korban Ledakan Pakuwon City dengan Rambut Terbakar