SuaraJatim.id - Kematian merupakan suatu hal yang akan menghampiri semua orang dan pasti akan terjadi pada makhluk hidup. Kematian tidak mengenal usia ataupun waktu. Kemana pun dan di mana pun kematian bisa datang menghampiri semua makhluk hidup.
Untuk hal ini kesiapan menghadapi kematian merupakan hal yang harus dilakukan semua orang, terutama dalam mengumpulkan amalan baik untuk menghadap ke Allah SWT.
Sebagai keluarga yang ditinggalkan tentunya akan merasa sedih.
Namun di balik kesedihannya, keluarga harus mengetahui apa saja yang harus dilakukan dalam menguburkan jenazah tersebut.
Lalu bagaimana tata cara menguburkan jenazah? Yuk simak penjelasan dalam artikel ini.
Tata cara menguburkan jenazah menurut Islam
Menguburkan jenazah tidak bisa sembarang, harus sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ada dalam agama Islam. Berikut tata cara menguburkan jenazah menurut Islam.
1. Membuat lubang kubur, yang paling sempurna adalah 4 Dzira'Tata cara yang pertama yaitu membuat galian kubur, hal ini bertujuan agar bau jenazah tidak tercium dan mengganggu orang lain. Selain itu tujuannya juga agar jenazah tidak dimakan oleh binatang buas atau bintang-binatang pemakan bangkai.
Islam juga menganjurkan memperdalam galian lubang kubur hingga 4 Dzira'. Dzira'adalah ukuran dalam syariat yang biasa kita temui di dalam kitab-kitab salaf.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Ngotot, Haji Faisal Sarankan Jenazah Ibu Vanessa Angel Saja yang Pindah Makam
Satu Dziro’ menurut Al-Hasyimy, yaitu yang biasa ditemukan dalam kitab-kitab fiqih adalah setara dengan 32 Isba’, Satu Isba’ sendiri adalah 1,925 cm. Jadi 1 Dziro’ Al-Hasyimy = 32 x 1,925 cm = 61,6 cm. Sedangkan versi Mesir kuno, Satu Dzira' sama dengan 46,2 cm. Jadi galian kubur yang paling sempurna menurut fiqih adalah 4 x 61,6 = 246,4 CM.
2. Meletakkan jenazah di lubang kubur dengan menghadapkannya ke kiblatTata cara yang kedua yaitu menaruh jenazah ke dalam galian kubur. Dan jenazah diwajibkan menghadapkan ke arah kiblat dengan posisi tidur miring dengan posisi tulang rusuk kanan bawah.
3. Menaruh papan atau batu dari semen di atas jenazah guna menjaga mayat dari tanah longsorTata cara selanjutnya yaitu diwajibkan memberikan papan atau sejenisnya batu semen agar jenazah terhindar dari tanah longsor atau bencana lainnya.
Untuk penggunaan peti ada dua hukum yang berlaku, hukum yang pertama yaitu Makruh menggunakan peti pada saat keadaan tanah padat dan keras. Sedangkan yang kedua yaitu wajib menggunakan peti apabila tanah pemakaman mudah longsor.
4. Disunnahkan menaburkan debu tiga kali ketika jenazah sudah diletakkan di liang kuburTata cara ini kita di sunnahkan menaburkan debu atau tanah sebanyak tiga kali.
Pada taburan pertama baca "minhaa khalaqnaa kum"
Berita Terkait
-
Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?
-
Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall
-
Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya
-
Jakarta Darurat Liang Lahat, Makam di Ibu Kota Tersisa 9 Bulan Lagi
-
Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta
-
Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
Kasus Penyadapan Prabowo, Haedar Nashir Beri Pesan Menohok ke Polri
-
Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali dalam Tiga Jam, Awan Panas Meluncur hingga 4,5 Kilometer
-
Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?