"Upaya sudah kami lakukan, seperti memperlancar arus, dan pembersihan enceng gondok. Tapi semuanya terpengaruh pasang surut air laut, karena kondisi Bengawan Njero berada di bawah muka air laut," papar Fahrudin.
Selain itu, Fahrudin menyebut, jika Pemkab Lamongan juga telah menyediakan posko pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi merebaknya penyakit yang timbul karena imbas banjir.
"Pembersihan di Kali Dinoyo juga sudah dilakukan. Namun intensitas hujan masih sangat tinggi," katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Lamongan, M Burhanudin turut menuturkan, jika sejumlah titik pembangunan yang direncanakan untuk penanggulangan banjir masih tahap menunggu lelang.
Menurutnya, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak BBWS Bemgawan Solo.
"Kita dari Legislatif dan Eksekutif juga ke BBWS, kita bareng-bareng ke sana. Ada beberapa program yang jelas. Bengawan Njero juga telah masuk Perpres 80 tentang Percepatan Pembangunan di Kabupaten lamongan," ujarnya.
Kendati demikian, Gus Burhan menegaskan, jika pembangunan tersebut masih terkendala persoalan biaya. Sehingga, pihaknya masih terus melakukan kordinasi dengan Kementerian PUPR untuk penanganannya.
"Disadari atau tidak APBN kita masih belum mampu, apalagi APBD. Karena perencanaan untuk pembangunan Bengawan Njero itu membutuhkan biaya Rp 800 miliar. Oleh sebab itu kami akan koordinasi lagi ke Kementerian PUPR untuk mengawalnya," katanya.
Baca Juga: Jafri Sastra Resmi Mundur dari Kursi Pelatih Persela Lamongan
Berita Terkait
-
Jafri Sastra Resmi Mundur dari Kursi Pelatih Persela Lamongan
-
Ada Suara Gaduh dari Kandang, Ternyata Ular Sanca 5 Meter Lagi Lahap Ayam di Lamongan
-
Persela Kian Terpuruk Pasca Digebuk Barito Putera 2-4 di Pekan 26 Liga 1
-
Pasien Covid-19 Kabur Bikin Panik RSUD dr Soegiri Lamongan, Sempat Bercengkerama di Kantor Polisi
-
Hasil BRI Liga 1: Drama 6 Gol Warnai Kemenangan Barito Putera Atas Persela Lamongan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun