SuaraJatim.id - Update program vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun di Sumenep Madura Jawa Timur ternyata capaiannya masih sangat rendah, baru sebesar 4,47 persen.
Hal ini disampaikan Humas Satgas Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Jumat (25/02/2022). Ferdiansyah berdalih kalau penyebab capaian vaksinasi pada anak di Sumenep rendah disebabkan karena startnya belakangan.
"Vaksinasi untuk anak ini kan memang start-nya belakangan. Di Sumenep baru mulai awal Februari. Jadi ya masih rendah capaiannya. Saya kira kondisi ini bukan hanya terjadi di Sumenep," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Adapun untuk capaian vaksinasi dosis 1 di Sumenep saat ini sudah mencapai 76,07 persen dari sasaran. Sedangkan untuk vaksinasi kepada lansia, saat ini sudah mencapai 84,81 persen.
"Alhamdulillah capaian vaksinasi kita sudah lumayan bagus. Tapi karena belum 100 persen, ya kami tetap melakukan upaya percepatan vaksinasi," ujar Ferdiansyah.
Ia menambahkan, saat ini PR terbesar adalah mendongkrak capaian vaksinasi dosis kedua, karena baru mencapai 38,33 persen. Pemkab setempat melakukan berbagai upaya mendongkrak capaian vaksinasi ini.
"Tim kami turun langsung ke desa-desa, bahkan ke tingkat RT, mengajak masyarakat yang sudah vaksin dosis pertama, melanjutkan ke dosis kedua bagi yang memenuhi persyaratan kesehatan," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Heru Erwanto, Pembunuh Sadis Kakak dan Adik di Waru Sidoarjo Divonis Seumur Hidup
-
Gubernur Khofifah Minta Warga Jatim Disiplin Prokes, Kasus Penyebaran Covid-19 Masih Fluktuatif
-
Diperiksa Polda Jatim Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Putusan, Begini Reaksi Wabup Blitar
-
Kasus Dugaan Pemalsuan Surat, Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso Penuhi Panggilan Polda Jatim
-
Kantor Dishub Pemprov Jatim Digeruduk Sopir Truk, Demo Tuntut Revisi Kebijakan ODOL
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari