SuaraJatim.id - Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan yang dilakukan Rudi Kusyanto (34), warga jalan Kedinding Lor Kota Surabaya Jawa Timur.
Rudi saat ini diburu polisi. Ia membunuh adik kandungnya, Rizky Agung (20) di rumah dengan cara kejam. Rudi menusuk adiknya memakai pisu dapur.
Bukan cuma sekali, Rudi enam kali menusuk tubuh adik kandungnya itu hingga tewas bersimbah darah. Rizky menderita luka tusuk pada dada, bahu sampai mulutnya. Rudi kini diburu polisi.
Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, AKP Suryadi, mengatakan dari hasil visum terdapat 6 luka tusuk dari pisau dapur berwarna merah muda yang saat ini sudah disita kepolisian.
"Ada setidaknya 6 luka tusuk cukup dalam di area mulut, dada hingga bahu belakang," ujar Suryadi, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (02/03/2022).
Ditanya terkait kesehatan jiwa pelaku yang diduga mengalami gangguan, Suryadi tidak dapat memastikan hal tersebut sebelum ada pemeriksaan dari ahli. Ia pun mengatakan pihaknya masih fokus menangkap pelaku.
"Memang ada informasi tersebut, harus dibuktikan terlebih dahulu. Kami tidak mau berkesimpulan sebelum ada pemeriksaan dari ahli. Sementara ini kami masih lakukan upaya penangkapan," kata Suryadi menambahkan.
Sebelumnya, Nasib naas menimpa Rizki Agus (20) warga jalan Kedinding Lor, Gang Flamboyan,Surabaya. Ia harus tewas di tangan kakak kandungnya sendiri, Rudi Kusyanto (34) usai ditusuk oleh pisau dapur, Selasa (01/03/2022) pukul 09.30 WIB.
Dari keterangan saksi keluarga, mulanya ibu kandung mereka berdua menelepon Rudi. Salah satu anggota keluarga sempat mendengar jika Ibunya memarahi Rudi. Tak berselang lama, Rudi mematikan telepon dan mengambil pisau dapur.
Baca Juga: Prediksi 5 Calon Juara BRI Liga 1 2021/2022
“Ditelpon ibunya yang jadi TKW di Hongkong. Habis telpon sempat ngalungi pisau, saya kira bercanda kok di tusuk itu,” ujar Salah satu saksi yang enggan namanya dimediakan.
Berita Terkait
-
Prediksi 5 Calon Juara BRI Liga 1 2021/2022
-
Pulang Kampung Naik Kereta di Stasiun Cikarang Sekarang Bisa, Cek Kota Tujuannya!
-
Kasus Suap Hakim Itong, KPK Hari Ini Kembali Panggil Wakil Ketua PN Surabaya
-
Berkas Pembunuhan Ibu dan Anak di NTT Tiga Kali Dikembalikan Kejaksaan ke Polisi
-
Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diramalkan BMKG Bakal Diguyur Hujan, Surabaya Hujan Petir
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo