SuaraJatim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Jawa Timur menganggarkan Rp57 miliar untuk perbaikan jalan rusak. Anggaran tersebut belum termasuk bantuan yang dari Pemerintah Pusat.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, Cahyo Fajar, mengatakan dana tersebut bersumber dari DAU APBD 2022 dan akan dipergunakan untuk menangani jalan-jalan rusak di Kabupaten Pasuruan.
"Anggarannya memang cukup banyak untuk memperbaiki jalan-jalan rusak di Kabupaten Pasuruan. Nilainya mencapai Rp57 miliar," kata Cahyo dalam keterangan pers, Rabu (2/3/2022).
Cahyo menuturkan, anggaran tersebut belum termasuk dukungan dari pemerintah pusat melalui DAK.
Dimana, Pemkab Pasuruan mendapatkan dukungan hingga Rp19,3 miliar untuk penanganan enam ruas jalan rusak dari DAK 2022.
Ia mengatakan, anggaran besar yang disiapkan Pemkab Pasuruan akan digunakan untuk menangani setidaknya 126 ruas jalan yang rusak. Mulai dari rusak sedang hingga berat, serta untuk rekonstruksi jalan.
"Bukan hanya rekonstruksi jalan. Tetapi juga untuk pemeliharaan jalanan yang rusak. Baik peningkatan jalan ataupun menambal jalan-jalan berlubang," ujarnya.
Rata-rata dianggarkan Rp87 juta hingga Rp1 miliar lebih per satu lokasi sasaran. Seperti ruas jalan Kebotohan-Kraton yang dianggarkan Rp87 juta. Atau ruas jalan Sumberejo-Tambakwatu yang dianggarkan hingga Rp1,18 miliar.
"Terbagi untuk rekonstruksi jalan sebesar Rp37,69 miliar dan pemeliharaan berkala Rp19,58 miliar," ucapnya.
Ia mengatakan sejauh ini, perbaikan jalan tersebut masih proses perencanaan dan untuk memulai pekerjaan setidaknya mulai Mei mendatang.
"Insya Allah Mei mulai dikerjakan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Protes Jalan Rusak di Sindangbarang, Warga Cianjur Memancing di Jalan Berlubang
-
Diduga Oleng Karena Ingin Hindari Lubang, Nahas Mobil Malah Jatuh ke Jurang, Warganet Ramai Tagih Janji Pemkab Kukar
-
Ironi, Jalan Rusak di Babulu PPU Diperbaiki Masyarakat yang Diduga Lelah Mengeluh, Warganet Sindir Pemerintah: Lambat
-
Jalan Poros Desa Todang-Todang Rusak Parah, Warga Harap Ada Perbaikan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS