Pohon pisang raksasa yang diberi nama Aladin tumbuh di kebun porang milik Ladi, warga Desa Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo. [Foto: Gayuh Satria/Jatimnet]
“Dari nama pemiliknya Pak Ladi, lalu saya plesetkan menjadi Aladin,” kata Sukamto dengan berkelakar.
Melihat potensi keberadaan pisang langka itu, pihak desa berencana akan membudidayakannya agar dapat dijadikan ikon Desa Jurug.
Selain itu, daunnya yang lebar dan kuat dapat dijadikan bungkus makanan ataupun kerajinan lain.
“Apalagi gedebok (batang) pisang yang besar bisa menjadi alternatif untuk pertunjukan wayang,” katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Siswi di Pamekasan Melahirkan Bayi Tak Bernyawa, Pelaku Ayah Kandung Sendiri
-
BRI Optimalkan Potensi Emas Indonesia Melalui Holding Ultra Mikro
-
Tampilan Baru Qlola by BRI Hadir, Kelola Transaksi Bisnis Makin Terintegrasi
-
Misteri Hilangnya Fitra di Samudera Hindia: Lenyap dari Kamar Kapal
-
Mobil Patroli Terbakar di Markas Polsek Tambaksari: Satu Terduga Pelaku Diciduk