SuaraJatim.id - Peristiwa tragis menimpa Miarto (50) warga Desa Batubintang Kabupaten Pamekasan. Pria calon kepala desa (cakades) itu dibacok orang tak dikenal saat mengendarai motor di jalan raya Desa Ponjanan Barat, Selasa (1/3/2022) lalu.
Aksi keji itu bahkan terjadi di hadapan istri dan anak korban.
Kronologisnya, Miarto yang membonceng istri dan anaknya dipepet mobil jenis pikap. Seseorang yang tidak dikenal tanpa basa-basi langsung menyerang menggunakan senjata tajam.
Istri korban sempat meminta pertolongan warga. Namun, akibat luka yang parah korban tewas di panggkuan sang istri.
“Saat ini Sat Reskrim Polres Pamekasan masih melaksanakan penyelidikan di lapangan, perkembangan nanti kita infokan kembali,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto melalui Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah mengutip dari Beritajatim.com, Jumat (4/3/2022).
Untuk diketahui, Miarto merupakan Cakades Batubintang nomor urut 5. Ia dijadwalkan bersaing pada pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa, yakni Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada 23 April 2022 mendatang.
Sementara empat calon lainnya, masing-masing Hasbiyah dengan nomor urut 1, Rafik nomor urut 2, Halik Efendi nomor urut 3, serta Marsuki nomor urut 4. Mereka nantinya akan bersaing pada pelaksanaan Pilkades serentak 2022 di Desa Batubintang, Batumarmar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
UNU Blitar Akhirnya Rekomendasikan Pemecatan Dosen yang Melecehkan Mahasiswinya
-
Pecah Kaca di Siang Bolong: Fortuner Jadi Sasaran Empuk Maling Usai Ambil Uang di Bank Banyuwangi
-
Satu Hilang, Dua Nyaris Tewas: Tragedi di Balik Penggelontoran Air PLTA Wlingi Blitar
-
Tidak Digaji 4 Bulan, Kepala SPPG di Situbondo Mogok Kerja
-
Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual