SuaraJatim.id - Saat terjadi kelangkaan minyak goreng di wilayah Jawa Timur. Sejumlah daerah, termasuk pemprov menggelar operasi minyak goreng di sejumlah daerah.
Kelangkaan minyak goreng ini ternyata membuat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kebingungan. Sebab menurut dia, seharusnya Jawa Timur itu surplus minyak goreng.
Ia menjelaskan, kebutuhan minyak goreng di Jatim dalam satu bulan adalah sebesar 59 ribu ton. Sedangkan kemampuan produksi minyak goreng untuk Jatim lebih besar dari jumlah kebutuhan tersebut.
"(Minyak goreng) yang diproduksi untuk Jawa Timur itu 63 ribu ton. Harusnya masih ada surplus 4 ribu ton," katanya seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Sabtu (05/02/2022).
Baca Juga: Warga Lubuklinggau Antre di Minimarket hingga Malam Hari, Berburu Minyak Goreng Murah
Menurut Khofifah, segala upaya telah dilakukan oleh pemerintah, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di pasaran.
"Mulai dari tanggal 19 Januari saya keliling untuk minyak goreng, kami juga koordinasi dengan Mendag RI, seluruh pihak terkait, mengkoordinasikan semuanya, pokoknya kita ikhtiarkan maksimal," tuturnya.
Saat ini salah satu upaya yang ditempuh Pemprov Jatim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng, adalah dengan menggelar operasi pasar di berbagai kabupaten/kota di Jatim, dan hari ini dilaksanakan di Lamongan.
Khofifah turun langsung untuk memantau pelaksanaan operasi pasar yang digelar di Kantor UPT Bapenda Kabupaten Lamongan tersebut.
"Pada operasi pasar keliling, ini 2 liter seharga 25 ribu rupiah. Hari ini disiapkan 4 ribu liter. Ini dilakukan Pemprov Jatim, bersama RNI dan APPMGI (Asosiasi Pengusaha Pengemas Minyak Goreng Indonesia)," ucap Khofifah.
Orang nomor satu di Jatim itu mengungkapkan, setiap hari pihaknya sudah menggelontorkan minyak goreng curah di berbagai pasar tradisional.
Berita Terkait
-
Promo Minyak Goreng Alfamart Hari Ini, dari Sovia hingga Sunco 2 Liter Harga Murah
-
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Minyak Goreng Lain Dikemas ke MiyaKita, Takarannya Dikurangi
-
Gawat! Kemendag Ciduk Repacker MinyaKita Nakal, Ini Modusnya!
-
Kemendag Tegaskan MinyaKita Bukan Subsidi dan Tak Berasal dari APBN
-
66 Pelaku Usaha MinyaKita Nakal Diciduk Kemendag, Ini Modusnya
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Wanita Probolinggo Ditemukan Tewas Misterius di Pinggir Jalan
-
BRI Sokong UMKM Habbie: Minyak Telon dengan Ragam Aroma Terbanyak untuk Pasar Global
-
Jumlah Wisatawan ke KBS Surabaya Diprediksi Meningkat Hingga Hari Minggu
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan
-
Peringatan BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Jatim Sepekan ke Depan