SuaraJatim.id - Hasil tak sesuai harapan dipetik Persebaya Surabaya dalam lanjutan laga BRI Liga 1 Indonesia. Bajol Ijo-julukan Persebaya--hanya bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang.
Seperti dikatakan Asisten Pelatih Persebaya Mustaqim. Ia mengakui hasil seri melawan Persita Tangerang tersebut tak sesuai harapan karena sebelumnya tim menargetkan hasil maksimal tiga angka.
Namun, timnya tetap bersyukur karena seluruh pemain dalam kondisi bugar usai pertandingan sehingga siap menatap laga selanjutnya melawan Persik Kediri.
"Hasil yang tak sesuai harapan. Tapi, di atas lapangan semua pemain sudah melakukan tugasnya secara maksimal," katanya seperti dikutip dari Antara, Minggu (06/03/2022) malam.
Persebaya Surabaya hanya bermain seri 1-1 melawan Persita Tangerang pada pertandingan Liga 1 pekan ke-29 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Gol Persebaya dicetak Taisei Marukawa menit 45+1, sedangkan Ahmad Nur Hadianto mempersembahkan gol untuk Persita pada menit 40.
Hasil tersebut membuat Bajol Ijo, semakin sulit bersaing memperebutkan gelar juara dengan empat tim papan atas lainnya.
Pada laga yang dipimpin wasit Armyn Dwi S asal Sumatera Selatan itu, Persebaya memiliki peluang lebih banyak, bahkan kiper Persita Rendy Oscario tercatat empat kali melakukan penyelamatan krusial.
"Anak-anak kurang tenang memanfaatkan peluang sehingga tidak terjadi gol. Tapi, penampilan kiper Persita di bawah mistar pada pertandingan kali ini sangat luar biasa," kata Mustaqim.
Baca Juga: Ditahan Seri, Asisten Pelatih Persebaya Puji Habis Kiper Persita Rendy Oscario
Hanya meraih satu poin, pasukan Aji Santoso mengoleksi 55 poin atau beda delapan poin dari pemuncak klasemen Bali United yang memiliki 63 poin.
Bali United semakin kokoh di puncak usai mengandaskan Persija Jakarta 2-1 pada pertandingan yang berlangsung usai laga Persebaya melawan Persita berakhir.
"Perjuangan juara memang semakin sulit, tapi kami terus berupaya meraih hasil terbaik di beberapa pertandingan sisa," tutur Mustaqim.
Pemain Persebaya Samsul Arif menyayangkan hasil imbang yang didapat timnya dan berharap pada laga selanjutnya lebih tajam.
"Kami melawan tim yang bagus saat bertahan dan menumpuk di belakang. Lalu kami dihukum bola mati melalui skema tendangan penjuru. Ke depan kami lakukan evaluasi dan harus menang," kata striker senior asal Bojonegoro tersebut.
Berita Terkait
-
Ditahan Seri, Asisten Pelatih Persebaya Puji Habis Kiper Persita Rendy Oscario
-
Hasil BRI Liga 1: Ditahan Seri Persita, Persebaya Gagal Mendekat ke Puncak Klasemen
-
Link Live Streaming BRI Liga 1: Persita Tangerang vs Persebaya Surabaya
-
4 Fakta Bus Rombongan Ziarah Wali Kecelakaan Gegara Penumpang Depresi Rebut Kemudi Sopir di Surabaya, 3 Tewas
-
FIFA Sambangi Surabaya pada 9 Maret, Cek Kesiapan Lokasi Piala Dunia U-20
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU