SuaraJatim.id - Lebarang kurang lebih masih tiga pekan lagi. Namun pemerintah sudah menganalisis potensi apapun jelang mudik besar-besaran masyarakat Indonesia tersebut.
Salah satunya analisis potensi bencana. Seperti disampaikan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. Ia mengimbau masyarakat mewaspadai zona aktif gempa pemicu tsunami di masa mudik Lebaran 2022.
Dwikorita dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR RI diikuti secara daring mengatakan terdapat beberapa zona aktif gempa yang dapat diperkirakan dari analisis kondisi kegempaan 6 bulan terakhir periode Oktober 2021-Maret 2022.
Dia menjelaskan zona-zona yang berpotensi untuk mengalami gempa zona aktif adalah Aceh hingga Nias, kemudian Sumatera Barat hingga Kepulauan Mentawai, Bengkulu hingga Lampung, Selat Sunda hingga Banten. Menurutnya wilayah kegempaan ini semakin aktif, dan semakin perlu kewaspadaan.
Selain itu, zona aktif gempa yang perlu diwaspadai ada di Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga sampai ke Maluku dan Papua.
"Yang perlu menjadi perhatian sebagian dari gempa-gempa tersebut dapat berkaitan dengan megathrust, ataupun dengan gempa dasar laut sehingga potensi tsunami memang masih dimungkinkan," ujarnya.
"Meskipun kita tidak memprediksi kapan terjadi, semuanya tidak bisa diprediksi, hanya bersiap-siap," kata Dwikorita menambahkan.
Untuk kesiapan tersebut, Dwikorita mengatakan satu-satunya bandara yang saat ini paling siap untuk menghadapi tsunami dengan segala fasilitasnya adalah Bandara Internasional Yogyakarta.
Sementara untuk bandara lainnya, menurut dia masih perlu banyak hal yang perlu disempurnakan. Terutama jalur evakuasi dan tempat evakuasi.
"Seperti di (Bandara) Ngurah Rai ini, jalur-jalur evakuasi sudah mulai diatur dan tempat evakuasi-nya sudah mulai disiapkan. Tapi bandara yang lain perlu lebih diperhatikan dan juga beberapa pelabuhan," kata Dwikorita. ANTARA
Baca Juga: PT Pertamina Minta Warga Jatim Tidak Panic Buying BBM Pertalite dan Solar
Berita Terkait
-
PT Pertamina Minta Warga Jatim Tidak Panic Buying BBM Pertalite dan Solar
-
Aturan Mudik Lebaran 2022 yang Sudah Booster, Bebas PCR dan Antigen Tapi Wajib Mematuhi Ketentuan Berikut
-
Aturan Mudik Lebaran 2022 bagi Anak-anak, Apa Lagi Selain Pakai Masker dan Jaga Jarak? Cek Ketentuan Satgas Covid-19
-
Polda Jatim dan Bea Cukai Tanjung Perak Musnahkan Ratusan Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
-
Sorotan Berita di Jatim Kemarin, Jalan Rusak di Lamongan, Begal Gentayangan, Sampai Remaja Pamer Kelamin di Ngawi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Main Borgol Berujung Apes, Tangan Remaja di Bondowoso Terkunci hingga Dievakuasi Damkar!