SuaraJatim.id - Sejumlah peristiwa penting ramai menjadi sorotan warga Jawa Timur kemarin, Rabu (13/04/2022). Dimulai dari peristiwa kebakaran yang melanda pusat perbelanjaan terbesar di Surabaya, Tunjungan Plaza 5.
Peristiwa kebakaran ini juga sempat viral di media sosial. Foto-foto dan videonya banyak diunggah para pemilik akun Twitter, Facebook sampai Instagram. Di grup-grup WhatsApp pun demikian ramai peristiwa ini.
Belum diketahui pasti sumber kebakaran. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Api yang membara dari lantai 5 mal yang menjadi salah satu ikon kota itu baru bisa dipadamkan menjelang malam.
Peristiwa lain terkait kematian Bagus Prasetyo Lajuardi (25), mahasiswa ganteng dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Malang. Jenazah mahasiswa kedokteran asal Tulungagung tersebut ditemukan tergeletak di semak-semak di kawasan Purwodadi Pasuruan.
Fakta baru diungkap kepolisian. Korban mengalami luka dalam di bagian paru-paru dan jantung. Ini berdasar otopsi yang dilakukan pihak kepolisian, yakni korban mengalami luka akibat benda tumpul.
"Korban mengalami luka dalam di bagian paru-paru. Diduga korban mengalami kekerasan dengan menggunakan benda tumpul," ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (13/04/2022).
Menurut keterangan polisi korban sudah meninggal selama delapan hari. Hal ini dibuktikan dengan adanya belatung di bagian leher belakang korban.
"Korban diduga sudah meninggal selama delapan hari. Karena di bagian leher belakangnya terdapat belatung," katanya sambil menegaskan kalau korban saat ini bertempat tinggal di kos kosan dekat Universitas Brawijaya Malang.
Berikutnya update peristiwa keracunan satu keluarga di Jombang. Kemarin korban meninggal menjadi dua orang. Kali ini Asmiadi (73), yang sebelumnya sempat dirawat, dinyatakan meninggal di RSUD Jombang.
Baca Juga: Kebakaran Tunjungan Plaza Nihil Korban, Pakuwon Group Luruskan Informasi di Media Sosial
Sebelumnya, satu keluarga dikabarkan mengalami keracunan di Dusun Grudo Desa Madiopuro Kecamatan Sumobito. Kematian Asmiadi ini dibenarkan perangkat desa setempat, Sudiono, saat dihubungi.
Mereka meninggal diduga akibat keracunan ayam goreng kecap yang mereka santap dua hari sebelumnya. Tanda-tanda keracunan ini belum mereka rasakan sehari setelah konsumsi ayam goreng.
Mereka mengeluh sakit perut, pusing dan muntah-muntah. Sampai akhirnya tiga hari kemudian sakit bertambah parah sehingga kelima korban tidak bisa lagi berkuting di rumah mereka.
Sudiono mengatakan mendapatkan informasi soal korban tewas ini dari kepolisian. Asmiadi sempat dirawat di Puskesmas Sumobito, namun karena kondisi kesehatannya memburuk lalu dirujuk ke RSUD Jombang.
Dari informasi yang didapat, Asmiadi sempat mengalami sesak napas sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
"Benar, barusan saya dapat kabar kalau pak Asmiadi meninggal saat dirawat di RSUD Jombang," kata Kepala Dusun Grudo Sudiono, Rabu (13/4/2022).
Tag
Berita Terkait
-
Kebakaran Tunjungan Plaza Nihil Korban, Pakuwon Group Luruskan Informasi di Media Sosial
-
Kebakaran Tunjungan Plaza 5 Surabaya, Petugas Kewalahan Padamkan Api Berjam-jam
-
Masuk Lokasi Kebakaran di Tunjungan Plaza, Eri Cahyadi Lemas Sesak Napas, Sampai Dibantu Medis
-
Inafis Polrestabes Surabaya Gelar Penyelidikan Kebakaran Tunjungan Plaza
-
Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Akibat Kebakaran Tunjungan Plaza Surabaya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Siasat Pedagang Sari Kedelai Surabaya: Cara Bertahan di Tengah Badai Kenaikan Harga Plastik
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Kolaborasi Jepang Buka Akses Offshore Loan
-
Dari Gendong Arang ke Baitullah: Kisah Haru Nenek 91 Tahun JCH Tertua di Ponorogo
-
Dominasi Bank ASEAN di Global 500, BRI Tampil sebagai Kebanggaan Indonesia
-
Gus Fawait Pasang Badan: Tak Ada PHK bagi PPPK Jember Hingga 2027