Scroll untuk membaca artikel
Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 20 April 2022 | 21:03 WIB
Uang Rp 5 miliar yang diamankan dari dua mobil di Pintu Tol Gedek Mojokerto.[SuaraJatim/Dok Polresta Mojokerto].

SuaraJatim.id - Polisi mengamankan dua unit mobil berisi uang sejumlah Rp 5 miliar di Mojokerto, Jawa Timur. Dugaan mengarah pada aktivitas ilegal dari bank di Jawa Barat.

Informasi yang terhimpun, penemuan mobil berisi uang Rp 5 miliar itu bermula saat petugas Sabhara Polresta Mojokerto melakukan patroli rutin.

Patroli polisi mencurigai dua mobil yang berhenti di tepi jalan yang gelap, persisnya di dekat pintu gerbang Tol Gedek.

"Petugas melihat ada sejumlah orang tengah mengangkat plastik putih, setelah di cek ternyata uang," kata Kasat Reskrim Polresta Mojokerto AKP Rizki Santoso, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: Sakit Hati Merasa Difitnah, Pemuda di Mojokerto Tikam Tetangganya

Menurut Rizki, uang sebanyak Rp 5 miliar itu diamankan dari dua mobil Grand Max dan satu mobil Pajero. Uang yang ditemukan itu dalam bentuk pencahan Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 serta Rp 20.000.

Awalnya, polisi menduga uang tersebut merupakan uang palsu yang akan diedarkan jelang hari raya Idul fitri. Mengingat animo masyarakat di Indonesia yang memiliki tradisi membagikan uang saat hari Lebaran.

"Awalnya kita menduga palsu, namun setelah di cek uang tersebut asli, kondisinya baru dicetak, dan masih ada label dari Bank Indonesia (BI)," ucap Rizki.

Disampaikan Rizky selain menyita uang Rp 5 miliar, pihak kepolisian juga mengamankan 6 orang. Sebanyak 5 orang merupakan warga asal Sidoarjo, sedangkan 1 orang warga di luar Jatim.

"Satu orang berinisial JE (29), asal Sidoarjo merupakan pemiliknya. Statusnya masih sebagai saksi, kami masih menyelidiki dan meminta keterangan kepada yang bersangkutan," jelas Rizki.

Baca Juga: Malang Nian Sepasang Kakek-Nenek Asal Mojokerto Ini, Keduanya Tewas Tertabrak Pikap di Jalanan

Hanya saja, Rizki belum bisa memastikan apakah uang yang diamankan tersebut merupakan milik sindikat penukaran uang yang marak saat Ramadan. Rizki mengaku masih mendalami kasus tersebut.

Load More