SuaraJatim.id - Ada cerita yang tersisa dalam kunjunagan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) ke Surabaya kemarin, Rabu (20/04/2022).
Ada seorang bocah umur 6 tahun 'keleleran' ditinggalkan ibunya sendirian. Usut punya usut, ibunya ternyata ikut berebut kaos yang dibagikan Presiden Jokowi di Pasar Tambakrejo.
Beruntung bocah perempuan itu tidak dibawa lari orang. Ia ditemukan oleh seorang polwan yang kemudian membantunya mencari si ibu.
Dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, cerita bocah yang ditinggalkan ibunya itu bermula saat ratusan ratusan warga terlihat telah memadati sepanjang trotoar Jalan Tambakrejo sejak pukul 13.00 WIB.
Ratusan warga itu bersorak girang saat rombongan presiden sampai di daerah itu. "Pak Jokowi, pak Jokowi, ke sini pak, ke sini," kata para warga yang hadir.
Setelah keluar dari mobil berwarna hitam, Jokowi tampak menyapa masyarakat dengan ramah dan sederhana. Tak lama, Ia langsung mendatangi warga Surabaya yang menjadi penerima bantuan.
Usai memberikan bantuan, Jokowi tampak memberikan sejumlah kaos berwarna hitam bertuliskan Jokowi di belakangnya.
"Dapat kaos (dari Jokowi). Seneng ini tadi ikut rebutan sama anak saya. Seneng, pengen salaman tapi gak bisa," kata salah satu warga.
Usai berebut, terdengar pengumuman dari anggota Polwan yang mencari ibu dari seorang anak bernama Keisya. Tampak, anak dengan baju merah tersebut menangis karena bingung mencari ibunya.
Baca Juga: Viral Aksi Rombongan Emak-emak Dorong Angkot Mogok, Netizen Sebut Tilik Versi Surabaya
"Ini ibuknya mana, namanya Kesya, anaknya siapa ini ada yang tahu? Jangan nangis, tunggu sek. Ibu Tatik, Ibu Tatik mana," kata Polwan bernama Erina.
Tampak dua polisi lain turut membantu Erina mencari orang tua bocah tersebut. Dan berselang lama, sang ayah keluar dari kerumunan warga menjemput anaknya yang sudah menangis.
Setelah beberapa menit, Jokowi kembali keluar dari pasar untuk melanjutkan kunjungan kerjanya ke tempat lain. Namun, sebelum itu dia kembali menyapa warga yang menunggunya di trotoar.
Bahkan sebelum masuk ke mobil, Jokowi memanggil dua orang warga untuk mendekat. Mereka disuruh mendekat untuk mengambil kaos yang sama seperti yang diberikan di awal kedatanganya.
"Kok enak iku (itu). Oleh kaos karo duwek (kaos dan uang itu), onok amplopane pisan iku (ada amplopnya juga itu)," katanya.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Rombongan Emak-emak Dorong Angkot Mogok, Netizen Sebut Tilik Versi Surabaya
-
Brylian Aldama Cocok Berseragam Persebaya Surabaya karena Tiga Alasan Ini
-
Telpon Menteri ATR, Presiden Jokowi Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Tanah Oloran Nelayan Gresik
-
Pemprov Jawa Timur Sediakan Layanan Mudik Gratis ke 15 Daerah Tujuan
-
Telepon Menteri ATR Usai Dengar Nelayan Kesulitan Peroleh Sertifikat Tanah, Jokowi: Akan Langsung Diselesaikan
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Pacitan, 7 Rumah Rusak
-
5 Fakta Pikap Sayur Tabrak Penonton Balap Liar di Magetan, 2 Orang Tewas
-
Gubernur Khofifah Tangani Banjir Situbondo Cepat dan Terpadu: Keruk Sungai, Penguatan Infrastruktur
-
5 Fakta Kades di Lumajang Tabrak Pemotor hingga Tewas, Mobil Ngebut!
-
Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Perkuat Sinergi Kanwil Kemenag