- Seorang bidan bernama Murtafia Rafika Devi ditemukan tewas di saluran drainase Pantura Situbondo pada Sabtu malam, 6 Juni 2026.
- Suami korban, Ahmad Rizky Hidayaturrahman, terbukti melakukan penganiayaan fatal menggunakan batu saat berada di bawah pengaruh narkotika jenis sabu.
- Tersangka kini ditahan di Rutan Situbondo dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara ditambah sepertiga masa hukuman tambahan.
SuaraJatim.id - Sesosok jasad ditemukan terbujur kaku di sebuah saluran drainase jalur Pantura Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Sabtu malam (6/6/2026).
Jasad itu adalah Murtafia Rafika Devi (34), seorang bidan yang sehari-hari mengabdikan dirinya untuk menolong nyawa orang lain di RSUD Besuki.
Namun ironisnya, nyawa Devi justru melayang di tangan orang yang paling dekat dengannya yakni sang suami, Ahmad Rizky Hidayaturrahman (32).
Tabir gelap di balik aksi keji ini mulai tersingkap setelah hasil tes laboratorium keluar. Ada alasan mengerikan mengapa Rizky kehilangan akal sehat dan tega melakukan kekerasan ekstrem terhadap istrinya.
Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Selimat, mengungkapkan fakta mengejutkan dari hasil pemeriksaan urine tersangka. Rizky ternyata sedang berada di bawah pengaruh narkotika saat peristiwa berdarah itu terjadi.
"Setelah dilakukan tes urine oleh Dokkes Polres Situbondo terhadap pelaku, hasilnya positif mengandung amfetamin atau narkotika jenis sabu," ujar AKP Selimat, Selasa (9/6/2026).
Zat adiktif itu diduga kuat menjadi pemicu tersangka bertindak brutal. Berdasarkan hasil autopsi dari RSUD dr. Abdoer Rahem, korban diperkirakan menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, belasan jam sebelum jasadnya ditemukan warga di dalam selokan dingin di pinggir jalan.
Penyelidikan polisi mengungkap detail kekejaman yang dialami korban. Sebuah batu berukuran besar telah diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal sebagai barang bukti utama.
Batu itulah yang diduga digunakan Rizky untuk menganiaya Devi hingga tewas, sebelum akhirnya ia membuang jasad istrinya demi menghilangkan jejak.
Baca Juga: Tragedi Bidan di Situbondo: Dihantam Batu Suami Sendiri, Jasadnya Dibuang ke Selokan Pantura
Kini, Rizky tak lagi bisa menghirup udara bebas. Ia telah dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo untuk menunggu proses peradilan.
Langkah hukum yang menantinya pun sangat berat. Polisi menjeratnya dengan Pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta Pasal 458 ayat (2) KUHP.
"Tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, ditambah sepertiga dari masa hukuman tersebut karena korbannya adalah orang dalam lingkup rumah tangga," tegas AKP Selimat. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tragedi Bidan di Situbondo: Dihantam Batu Suami Sendiri, Jasadnya Dibuang ke Selokan Pantura
-
Dapur MBG Situbondo Terhenti: 19 Unit SPPG Mogok Akibat Masalah Limbah dan Dana Mandek
-
Terungkapnya Aksi Bejat Kakek 60 Tahun pada Balita Tetangga di Situbondo
-
Tidak Digaji 4 Bulan, Kepala SPPG di Situbondo Mogok Kerja
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT