SuaraJatim.id - Berbagai barang terlarang ditemukan saat petugas gabungan melakukan razia di Lapas Klas IIB Mojokerto. Tak hanya sejumlah pisau modifikasi, petugas juga menemukan ponsel serta alat tato dan kartu remi.
Razia yang digelar Sabtu (23/4) dini hari itu, sempat membuat kaget penghuni sel tahanan. Lantaran razia dilakukan pada jam yang tak biasa. Para warga binaan yang sudah lelap tertidur nampak kebingungan saat petugas mendatangi kamar tahanan.
Satu persatu para warga binaan penghuni Lapas Klas IIB Mojokerto diminta keluar sel dan diperiksa petugas. Menggunakan alat metal detektor, petugas kemudian menggeledah seluruh ruangan kamar. Tidak ada satupun yang luput dari pengecekan.
Hasilnya petugas menemukan sejumlah pisau modifikasi, alat tato rakitan, serta ponsel dan kartu remi yang disembunyikan warga binaan. Benda-benda yang dilarang ada di kamar narapidana itu, kemudian disita oleh petugas untuk dimusnahkan nantinya.
"Pisau modifikasi ini dapat digunakan untuk menganggu dan melakukan pemerasan sesama penghuni," kata Kalapas Kelas IIB Mojokerto Dedy Cahyadi Sabtu (23/4/2022) dini hari.
Dedi mengungkapkan, pihaknya sudah mengidentifikasi pemilik sejata tajam (sajam) yang ditemukan. Para warga binaan pemilik sajam serta alat tato dan kartu remi, nantinya akan dikenakan sanksi teguran tertulis dari pihak Lapas.
"Sedangkan untuk pemilik handphone masih kita telusuri. Nantinya kalau sudah teridentifikasi akan diberikan sanksi lebih berat yakni kita kenakan tutupan sunyi (sel isolasi)," ucap Dedi.
Disampaikan Dedi, razia kamar tahanan yang melibatkan unsur TNI dan Polri ini tak lain untuk menjaga kondusifitas Lapas Klas IIB Mojokerto. Selain itu, juga untuk menekan peredaran narkoba di dalam Lapas.
"Ini adalah razia rutin, kebetulan saat ini bulan suci Ramadan. Selain untuk menjaga ketertiban lapas, kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan," kata Dedi menegaskan.
Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok Telur dan Daging Ayam di Kota Mojokerto Naik Jelang Lebaran 2022
Kontributor: Zain Arifin
Berita Terkait
-
Harga Kebutuhan Pokok Telur dan Daging Ayam di Kota Mojokerto Naik Jelang Lebaran 2022
-
Bupati Ikfina Sebut Ada 3 Proyeksi untuk Mewujudkan Mojokerto sebagai Smart City
-
4 Fakta Kasus Temuan Dua Mobil Berisi Uang Rp 5 Miliar yang Bikin Heboh Mojokerto
-
Mulai Disidik, Polisi Kantongi Calon Tersangka Kasus Temuan Uang Rp 5 Miliar di Mojokerto
-
5 Fakta Tumpukan Uang Rp 3,7 Miliar Ditemukan di Dekat Exit Tol Mojokerto
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana
-
Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Kini Berubah
-
Gus Kikin Ingin Gerak Cepat, Struktur Baru PBNU Ditargetkan Rampung Sebulan
-
Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja