SuaraJatim.id - Peristiwa nahas dialami Mustafik warga Kabupaten Lamongan. Pemuda 25 tahun yang merupakan pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Sukodadi ditemukan tewas secara tragis. Dugaan sementara ia tersengat listrik saat membenahi sound system.
Pilu, korban pertamakali ditemukan oleh ibunya sendiri. Kala itu, ibunya curiga karena Mustafik tak pulang seharian ke rumah. Merasa ada yang janggal ia lalu menghampiri tempat kerja anaknya di KUA setempat.
Setelah ditemukan, sang ibu Masrurotul Miskiyah begitu terkejut. Anak kesayangannya itu sudah terbujur kaku tak berdaya sambil memegangi mic. Dari situ lah muncul dugaan jika anaknya tewas tersengat listrik.
Kapolsek Sukodadi, Iptu Moch Lazib dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Dan sejumlah anggota telah diturunkan untuk melakukan olah TKP. Korban berada di KUA karena bekerja sebagai tenaga lepas bersih-bersih.
"Menurut info di lapangan yang bersangkutan biasanya jaga malam di Kantor KUA. Korban hendak mempersiapkan acara pada pagi harinya," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (19/5/2022).
Dijelaskan, korban pertama kali ditemukan tidak berdaya oleh ibunya sendiri, pada pukul 06.00 WIB. Selanjutnya, sang ibu mengabari suaminya dan warga lain. Kabar itu begitu cepat menyebar hingga ke petugas polsek.
"Kami langsung turunkan petugas di lapangan. Untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan," bebernya.
Lazib menuturkan, korban dievakuasi dengan ekstra hati-hati karena dikhawatirkan masih ada aliran listrik di sejumlah perangkat sound sistem tersebut. Sebagian diantara saksi ada yang mematikan saklar meteran saat warga hendak mengevakuasi korban.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Sesuai pemeriksaan awal, korban diduga karena tersetrum aliran listrik," pungkasnya.
Baca Juga: Miris! Kondisi Jembatan Penghubung Antar Desa di Lamongan Ini Memprihatinkan
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai
-
Jerit Tangis Ibunda di Balik 48 Adegan Pembantaian Madiun: Hancur Hati Saya, Hukum Mati Dia!
-
Warga Madiun Gelar Doa Bersama, Berharap Bagian Tubuh Korban Pembunuhan Ditemukan
-
48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta