"Lantai pertama 55 kucing, kedua 13, ketiga 55 dan atas 12. Semua dalam kodisi mengenaskan. Kotoran lebih ke kotoran dan pipis yang bertumpuk, kalau makanan sudah dikasih setiap hari, jadi gak terlalu lapar. Harus segera diselamatkan, karena nyawa, dari pada ada yang mati-mati karena ini bakteri, kalau numpuk kotoran beberapa hari," ungkap Novitta.
Saat ini, ratusan kucing ini belum bisa dievakuasi, dikarenakan jumlahnya cukup banyak dan juga tidak ada tempat penampungan hewan di Surabaya yang bisa menampung ratusan kucing tersebut.
"Kendala karena belum bisa dievakuasi, karena tempat. Di Surabaya gak ada, tidak bisa nampung segitu banyak. Jadi lepas adopsi dulu. 2-3 lepas adopsi, kalau ada warga Surabaya yang mau ya udah gak mau gak papa," ucapnya.
Bisa dipastikan jika pemilik kucing dan penyewa ruko tersebut sudah meninggalkan dalam kondisi seperti itu, sehingga para komunitas pecinta kucing ini berusaha melakukan relokasi atau pemindahan.
"Kalau dalam 135 itu ada sisa saya koordinasi sama rumah singgah flow, untuk relokasi ke salah satu shelter Bim-bim. Pemiliknya sudah meninggalkan. Sudah dihubungi gak bisa, itu kan sudah termasuk penelantaran, ada bakteri takutnya," jelasnya.
Selain itu, ada kemungkinan para kucing ini sudah dalam keadaan stres.
"Ada kucing-kucing yang baru lahir ada yang dimakan sama induknya sendiri. Terus ada kotoran tumpuk banyak," imbuhnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Pria Ini Evakuasi Kucing yang Tertabrak di Tengah Jalan, Aksinya Bikin Netizen Luluh
Berita Terkait
-
Viral Lightstick BTS Digunakan untuk Kandang Kucing, Dikira Senter
-
4 Manfaat Memelihara Kucing bagi Kesehatan Mental, Merasakannya?
-
Gemes Banget! Viral Pegawai SPBU Momong Kucing Dalam Saku Sambil Bekerja, Netizen: Pake Penglaris Ya
-
Viral, Kucing Kecil ini Diwarnai Jadi Pink, Netizen Geram!
-
Ikhlas, Pria Ini Lepaskan Bajunya untuk Dijadikan Kain Kafan Kucing Mati yang Tertabrak di Jalan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang