SuaraJatim.id - Gara-gara mendukung negaranya menginvasi Ukraina, GM Sergey Karjakin diskors oleh badan catur dunia.
Namun Sergey Karjakin tidak sendiri. Ia kemudian dianugerahi penghargaan negara oleh Pemerintah Rusia.
Putin menghadiahkan lencana nasional karena membela Rusia kepada pecatur berusia 32 tahun itu yang biasanya diberikan kepada warga Rusia yang telah membuat prestasi luar biasa dalam bidangnya.
Karjakin yang menantang Magnus Carlsen dalam perebutan gelar juara dunia pada 2016, adalah pendukung fanatik Putin dan membela mati-matian keputusan Rusia dalam mengirimkan pasukan ke Ukraina di media sosial.
Pernyataannya itu mendorong Federasi Catur Internasional (FIDE) menskorsnya selama enam bulan pada Maret karena melanggar kode etik catur.
Karjakin yang lahir di Crimea dan pernah membela Ukraina sampai 2009, menyebut keputusan skorsing itu memalukan, demikian Reuters.
Rusia saat ini memang sedang terlibat perang dengan Ukraina yang didukung sekutunya NATO. Eskalasi perang bahkan meluas tidak hanya melibatkan tentara saja.
Perang ekonomi antara Eropa dan Rusia, kemudian perang pemberitaan, sampai peran antar negara pendukungnya, termasuk para hacker.
Dalam perang itu--yang oleh Putin sebagai operasi militer--Rusia telah mengusasi sejumlah kota strategis di bagian selatan. Sementara Ukraina menderita sejumlah kekalahan. ANTARA
Baca Juga: Joe Biden Setujui Amerika Bantu Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina Buat Gempur Rusia
Berita Terkait
-
Joe Biden Setujui Amerika Bantu Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina Buat Gempur Rusia
-
Sanksi Terkeras Buat Putin, Uni Eropa Sepakat Pangkas 90 Persen Impor Minyak dari Rusia
-
Eropa Terancam Krisis Pangan, Rusia Bahas Ekspor Gandum Ukraina dengan Prancis dan Jerman
-
Suka-suka Rusia Sampai Kapan Stop Gempur Ukraina, Petrushev: Kebenaran Ada di Pihak Kami
-
Rusia Klaim Hancurkan Persenjataan Amerika dan Eropa yang Dikirim ke Ukraina
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus