SuaraJatim.id - Tersangka kasus pembunuhan wanita di hotel Kediri, Wahyudin Mahardika (21) dipastikan tidak mengidap gangguan jiwa. Hal itu berdasar hasil pemeriksaan dokter kejiwaan.
Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan, dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri telah memeriksa kondisi tersangka.
“Hasilnya itu sudah keluar hari ini dan pelaku tidak ada tanda-tanda gejala mengalami gangguan kejiwaan berat,” jelasnya mengutip Beritajatim.com jejaring Suara.com, Senin (6/6/2022).
AKP Rizkika melanjutkan, proses hukum terhadap tersangka pembunuhan tersebut dipastikan terus berjalan hingga ke meja hijau.
“Lebih lengkap hukumannya nanti akan ada di persidangan nanti,” sambung dia.
Polres Kediri juga telah melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut. Dalam rekonstruksi itu sebanyak 34 adegan diperagakan oleh pelaku.
Sebelumnya, Muhammad Wahyuddin Mahardika (21), tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Ifa Yunani (33) warga Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri berpotensi lolos dari jeratan hukum. Pemuda asal Dusun Kademangan, Desa Gudo, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang itu diduga mengalami gangguan jiwa.
Penasehat hukum tersangka, Wawang Satriya Kusuma, mengatakan kliennya adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Dia mendasarkan hal itu pada sejumlah bukti, seperti resep obat dan surat kontrol yang dikeluarkan RSUD Jombang.
“Kami siapkan bukti-bukti pendukung, bahwa dia memang mengalami gangguan kejiwaan seperti resep dan surat kontrol. Karena sementara baru berupa foto saja. Saya akan dapatkan bukti itu di RSUD Jombang,” kata Wawang, pada Rabu 18 Mei lalu.
Baca Juga: Dua Pegawai Kafe dan Karaoke di Kabupaten Kediri Jadi Tersangka Layanan Prostitusi
Wawang melanjutkan tersangka hingga saat ini masih menjadi pasien RSUD Jombang. Bahkan, tersangka juga mengkonsumsi obat penenang secara rutin.
Muhammad Wahyudin sendiri tega menghabisi nyawa korban lantaran ingin menguasai hartanya. Pelaku sendiri diketahui berkenalan dengan korban lewat media sosial Facebook.
Awalnya tersangka dan korban bertemu di Hotel Banowati Pare, untuk bertemu dan melakukan hubungan badan dengan tarif yang telah di sepakati.
Karena merasa ketagihan, pelaku menghubungi korban kembali untuk bertemu melakukan hubungan badan di Hotel Kediri 1 Pare. Mereka janjian pada Jum’at 13 Mei lalu.
Selesai melakukan hubungan badan, pelaku melihat ada kesempatan langsung menghabisi korban dengan sebilah pisau yang telah disiapkan dari rumah dengan menggorok leher korban berkali-kali hingga sempat mematahkan tangan korban.
MW juga menawarkan pijat kepada korban usai hubungan badan, saat posisi tengkurap, ia langsung mengambil pisau dari jaketnya, lalu menghabisi korban.
Berita Terkait
-
Sorotan Peristiwa Kemarin: Update Kasus Pembunuhan Pensiunan RRI di Madiun sampai Pria Surabaya Digebuki Warga Gresik
-
Imam Rugi Banyak, Kandang Ayamnya di Kediri Ludes Dilahap Api
-
Terkuak! Temuan Jasad di Tol Tangerang Korban Pembunuhan Sejoli, Motif Sakit Hati
-
Detik-detik Suherlan Dibunuh, Dikapak Saat Pesta Miras, Dikarungi Lalu Dibuang
-
Mayat Terbungkus Karung di Danau Legok: Kakek Suherlan Dibunuh usai Nonton Film Porno, Pembunuhnya Sempat Pesta Miras
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Perempuan Muda Asal Jombang Tewas Terlindas Truk Akibat Motor Oleng
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri
-
Janjian Open BO Lewat MiChat, Pemuda Probolinggo Nyaris Diamuk Massa Gara-gara Salah Masuk Rumah