SuaraJatim.id - Terduga pelaku pembunuhan pensiunan RRI Madiun, Aris Budianto, dibekuk kepolisian setempat. Sebanyak 4 orang sudah diamankan polisi terlibat pembunuan sadis.
Korban dihabisi dengan cara sadis oleh keempat pelaku di Jalan Sentul Gang II Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun. Seperti dijelaskan Kepala Satuan Reskrim Polres Madiun Kota AKP Tatar Hernawan.
Ia mengatakan pelaku yang diduga lebih dari satu orang tersebut diketahui berdasarkan pemeriksaan dari kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Dugaan sesuai di CCTV ada empat orang. Akan tetapi, peran dari masing-masing seperti apa, siapa yang melakukan (pembunuhan), kami belum tahu," ujar AKP Tatar Hernawan kepada wartawan di Madiun, Selasa (07/06/2022).
Menurut dia, saat ini petugas tengah mengejar keempat terduga pelaku yang melarikan diri keluar kota.
Ia mengaku sudah mengetahui identitas terduga pelaku yang merupakan warga Kota Madiun. Kecurigaan terduga ini juga berdasarkan pemeriksaan dari saksi-saksi. Hal itu diperkuat dengan video rekaman CCTV yang menunjukkan ciri-ciri terduga tersebut.
Tatar menyebut seperti dugaan sebelumnya, kasus pembunuhan ini dilatarbelakangi karena masalah asmara.
Pihaknya terus mengembangkan kasus tersebut dengan melibatkan tim dari Polda Jatim. Dalam kasus ini, tidak menutup kemungkinan mengarah ke pembunuhan berencana.
Namun hal itu masih perlu pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. Karenanya, dia berharap keempat terduga segera dapat ditemukan.
Sebelumnya, Aris Budianto (58) warga Jalan Sentul Gang II, Kelurahan Banjarejo, Kota Madiun menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal pada Kamis (2/6/2022) pagi.
Pria yang baru saja purnatugas sebagai pegawai RRI Madiun per 1 Juni 2022 tersebut diserang saat korban hendak menunaikan ibadah shalat subuh di masjid sekitar rumah.
Dari hasil otopsi yang dilakukan saksi ahli dokter forensik RS Bhayangkara Kediri, terdapat empat luka akibat bacokan senjata tajam. Yakni di telapak tangan kanan, lengan kanan bagian atas dan bawah, serta bagian leher.
Korban ditemukan oleh tetangga dalam keadaan tewas bersimbah darah di gang tak jauh dari rumahnya. ANTARA
Berita Terkait
-
Dipecat dari TNI Gegara Kasus Buang 2 ABG Korban Tabrak Lari, Tunjangan dan Uang Pensiun Kolonel Priyanto Dicabut!
-
Kolonel Priyanto Divonis Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari TNI, Majelis Hakim Uraikan Pertimbangannya
-
Kasus Pembunuh Dua Remaja di Nagreg, Kolonel Priyanto Divonis Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari TNI
-
Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi dan Salsabila Bakal Jalani Sidang Vonis Hari Ini
-
Tersangka Pembunuhan 'Nona Bocil' di Hotel Kediri Dipastikan Tak Mengidap Gangguan Jiwa
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh