Wakil Kepala Kementerian Dalam Negeri Taliban Afghanistan Mawlawi Noor Jalal Jalali berbicara pada konferensi pers tentang seragam polisi Afghanistan yang baru, di Kabul, Afghanistan, 8 Juni 2022. (FOTO: Reuters)
Apa yang terjadi sekarang di Afghanistan adalah krisis hak-hak perempuan paling serius di dunia saat ini, dan krisis hak-hak perempuan paling serius sejak 1996, ketika Taliban mengambil alih terakhir kali. "Tidak ada waktu untuk kalah, ”kata Barr.
Taliban menolak kritik atas keputusan terkait pemerintahan mereka sebagai tidak menghormati nilai-nilai agama dan budaya Afghanistan, bersikeras bahwa tindakan mereka benar-benar sejalan dengan Islam.
Berita Terkait
-
Ini Barang Bukti yang Disita Polisi dari Kantor Pusat Khilafatul Muslimin
-
Rincian Gaji Polisi Indonesia dan Tunjangannya Berdasarkan Golongan
-
Polisi Copot Papan Nama Kantor Khilafatul Muslimin di Solo
-
Polisi Tangkap Kepala Sekolah Penganiaya Guru di Kupang
-
Geledah Markas Khilafatul Muslimin di Lampung, Polisi Sita Buku dan Dokumen Terkait NII hingga ISIS
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BRI Perkuat Sistem Anti-Fraud, Pelanggaran Berunsur Pidana Langsung Dilaporkan
-
Turunkan Stunting hingga 14,7%: Gubernur Jatim Terima Penghargaan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia
-
Gadis 19 Tahun di Lumajang Tewas Tak Berbusana, Ada Luka Sayatan
-
Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dinonaktifkan, Diduga Terkait Suap Tambang
-
Terungkap Motif di Balik Tewasnya Siswa SMP Lumajang: Dendam Tiga Hari karena Teguran Guru