SuaraJatim.id - Laga penentuan bakal dilakoni Persik Kediri dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2022. Tim berjuluk Macan Putih itu bakal menghadapi lawan tangguh, PSM Makassar.
Dalam laga yang bakal digelar di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang itu, Persik menjanjikan penampilan atraktif dan menarik. Bukan hanya fokus pada kemenangan semata, Persik bakal menampilkan laga yang layak ditonton saat melawan PSM.
Hal ini disampaikan Pelatih Persik Kediri Javier Roca. Ia mengatakan bahwa pada laga penentu tersebut ia tidak hanya mengincar kemenangan, namun juga ingin mempertontonkan sepak bola yang berkualitas dan atraktif.
"Kita besok akan mencoba tampil dengan performa terbaik, untuk memberikan permainan atraktif. Karena tuntutan dari suporter dan manajemen, tidak puas jika hanya sekadar menang," kata Roca, dikutip dari Antara, Sabtu (18/06/2022).
Roca menjelaskan, ia sangat berharap pada laga penentu turnamen pramusim yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur itu anak asuhnya bisa menampilkan permainan cantik yang bisa menghibur penonton.
Menurutnya, jika hanya menargetkan kemenangan tanpa mampu menampilkan permainan yang bagus, ia merasa kurang puas. Pada laga itu, ia juga tetap akan melakukan rotasi pemain yang disesuaikan dengan kebutuhan tim.
"Untuk kita, tiga poin itu kurang memuaskan jika tidak tampil bagus. Rotasi akan selalu ada dalam pertandingan, ini rotasi alami sebenarnya sesuai dengan perjalanan pertandingan," katanya.
Ia menambahkan, untuk meredam tekanan PSM Makassar yang dimotori oleh Willem Jan Pluim, ia telah menyiapkan strategi khusus. Aliran bola kepada pemain asing PSM Makassar itu, akan diganggu agar tidak menjadi peluang emas bagi tim berjuluk Juku Eja itu.
"Untuk menjaga satu pemain akan sulit, tapi paling tidak secara taktikal, koneksi bola di sekitar Pluim akan kita putus. Jika ia nyaman bermain pada satu posisi, akan kita blokir," ujarnya.
Sementara itu, pemain PSM Makassar Renan Silva menambahkan meskipun pertandingan melawan PSM Makassar itu merupakan pertandingan yang berat karena merupakan penentu kelanjutan timnya, ia akan berusaha maksimal di lapangan.
"Jadi saya tahu posisinya berat tapi kita tetap punya target untuk lolos ke delapan besar dan pemain akan kerja maksimal untuk dapat tiga poin besok," katanya.
Pada Grup D turnamen pramusim Piala Presiden yang diisi oleh Arema FC, Persikabo 1973, Persik Kediri dan PSM Makassar masih membuka peluang terhadap seluruh tim untuk melaju ke babak delapan besar.
Seluruh tim yang ada pada grup tersebut, saat ini sama-sama mengantongi tiga poin hasil dari dua kali bertanding. Sehingga, pada laga ketiga yang akan digelar 19 Juni 2022, akan menentukan siapa saja yang akan melaju pada babak delapan besar.
Berita Terkait
-
Dua Bobotoh Meninggal Dunia, Ridwan Kamil: Tidak Ada Sepak Bola yang Lebih Berharga daripada Nyawa Manusia
-
Dua Bobotoh Meninggal di GBLA, Polisi Sebut Gegara Tak Sabar Ingin Masuk Stadion
-
Link Live Streaming RANS Nusantara FC vs Madura United di Piala Presiden 2022
-
Kronologis Dua Bobotoh yang Tewas di GBLA, Massa Membeludak Melebihi Kapasitas Stadion
-
Ketidaksabaran Penonton Masuk ke GBLA Diduga Polisi Jadi Penyebab Dua Bobotoh Meninggal Dunia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Motif Masih Gelap: Teka-teki Mayat di Kebun Jagung Jombang Akhirnya Terungkap
-
Dipecat, Guru SD di Jombang Melawan: Indisipliner atau Efek Kritik Fasilitas Sekolah?
-
Imigrasi Kediri Deportasi Paksa Dua WNA China yang Langgar Izin Tinggal
-
Dikhianati Sahabat, Pria Surabaya Nekat Habisi Nyawa Karib yang Hendak Lecehkan Adiknya
-
Detik-Detik KA Dhoho Hantam Truk Mogok di Blitar, Sopir Lolos dari Maut