SuaraJatim.id - Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis meminta maaf akibat pernyataan Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam.
Anak buahnya tersebut menuai kecaman publik lantaran menilai viral video pria cium bocah perempuan, bukan pelecehan seksual.
Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam menyampaikan kepada sejumlah jurnalis yang meminta konfirmasi video viral seorang pria tak dikenal mencium anak perempuan.
"Menurut saya, kalau pelecehan seksual dibuka bajunya dan lainnya, ini kan cuman disayang-sayang. Menurut saya tidak (pelecehan seksual). Bisa juga gemas," kata dia kepada beberapa media, mengutip dari Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com.
Terkait ucapan anak buahnya itu, AKBP Azis meminta maaf. Dia menduga, saat itu Kapolsek tidak tahu apakah itu masuk pelecehan seksual atau tidak.
"Ya saya atas nama pimpinan di polres menyampaikan maaf," katanya, Jumat (24/6/2022) sore.
Setelah tahu adanya video itu, Ia telah memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, Satreskrim berhasil meringkus pelaku kurang dari 24 Jjm.
Berdasar hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku karena terdorong nafsu birahi.
"Sudah kita amankan semalam, sekitar pukul 12 Malam, di Surabaya, korbannya ada dua berumur 6 tahun dan 12 tahun," jelasnya.
Baca Juga: Heran Alami Kekerasan Seksual Dianggap Aib, Cinta Laura: Ini Membuat Aku Sangat Sakit Hati dan Marah
Berita Terkait
-
KAI Blacklist Pelaku Pelecehan Sampai Batas Waktu yang Belum Ditentukan
-
Sebut Kejadian Pria Cium Bocah di Gresik Bukan Pelecehan, Tagar Kapolsek Trending di Twitter
-
Razman Nasution Ngeles Dituduh Lecehkan Denise Chariesta: Jangan Bawa-bawa Perasaan
-
Calon Guru Pondok Pesantren Cabuli Bocah di Gresik, Videonya Viral, Pelaku Dibekuk di Surabaya
-
Ini Prosedur Lapor Pelecehan Seksual ke Hotline KemenPPPA Hingga Ditindaklanjuti
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026