SuaraJatim.id - Teka-teki identitas kerangka manusia yang ditemukan di lahan tebu tepian sungai Brantas masuk Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto mulai menemui titik terang. Diduga, kerangka tersebut merupakan milik seorang nenek-nenek asal Sidoarjo.
Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Kota (Polresta) Mojokerto AKP Rizki Santoso. Ia mengatakan, indikasi itu terungkap, setelah selama hampir sepekan, polisi menyebarkan informasi perihal temuan kerangka manusia dalam kondisi utuh, pada Senin (20/6) lalu di media sosial (medsos).
"Informasi sementara, kerangka tersebut merupakan seorang nenek-nenek. Identitasnya sudah (diketahui), informasinya orang Sidoarjo, kabar yang kita terima dia sebatang kara. Tapi kami masih dalami ini," kata Rizki kepada Suara.com, Sabtu (25/6/2022).
Rizki mengungkapkan, terungkapnya identitas pemilik kerangka manusia itu bermula dari salah seorang warga yang memfoto seorang nenek-nenek dalam kondisi linglung. Foto tersebut kemudian diunggah netizen ke jejaring medsos Facebook beberapa bulan lalu.
"Jadi beberapa bulan lalu ada warga yang memviralkan di Facebook, nenek tersebut duduk di Pendopo Mlirip, ternyata sampai sekarang belum ada yang jawab. Setelah diviralkan, sekitar 3-4 bulan kita temukan," ucap Rizki.
Berdasarkan foto itu, polisi meyakini jika pemilik kerangka manusia itu adalah nenek tersebut. Hal itu berdasarkan dengan beberapa benda-benda yang ditemukan disekitar kerangka, seperti daster warna hijau. Selain itu juga ditemukan rok motif batik berwarna gelap.
"Kemungkinan identik memang, dari baju yang dipakai dilihat dari foto semasa hidup itu ada," ungkap Rizki.
Namun untuk memastikan kebenaran tersebut, Rizki mengaku tetap menunggu hasil penelitian kerangka yang ditemukan oleh tim laboratorium forensik (Labfor) Polda Jawa Timur (Jatim). Rizki juga sudah menerjunkan anggotanya melakukan pengecekan ke daerah yang disinyalir tempat tinggal sang nenek tersebut di Sidoarjo.
"Kita nunggu surat resmi dari Labfor, kalau memang sudah ada akan kita sampaikan. Tim juga sudah ke daerah yang diduga tempat asal si nenek, di wilayah Sidoarjo," tukas Rizki.
Baca Juga: Polisi Temukan Bekas Penganiayaan Pada Jasad Ibu Lima Anak, Dugaan Korban KDRT Kian Kuat
Diberitakan sebelumnya, sebuah kerangka manusia ditemukan di lahan tebu bantaran sungai Brantas, masuk Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Diduga, tengkorak itu merupakan sosok seorang wanita.
Informasi yang dihimpun di lokasi, tengkorak manusia itu ditemukan oleh para buruh tebang tebu sekira pukul 08.00 WIB. Kala itu, mereka tengah memanen tebu yang ditanam Abdul Khamid, warga Losari, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto.
Saat ditemukan, kondisi tengkorak manusia itu masih utuh dan tidak berserakan. Sebagian besar tulang belulang itu, terbalut dalam sebuah kain daster warna hijau. Selain itu juga ditemukan rok motif batik berwarna gelap.
Polisi menduga, kerangka yang ditemukan itu diduga berjenis kelamin perempuan. Dugaan itu didasarkan dari beberapa benda yang ditemukan di dekat kerangka. Di antaranya, satu daster, satu rok warna hitam, satu buah masker, dan satu buah tali.
Kontributor : Zen Arivin
Berita Terkait
-
Dua Pekerja Tewas saat Bersihkan Tangki Sisa Limbah di Mojokerto
-
Warga Grobogan Gempar, Korban Gantung Diri Ditemukan Tinggal Tulang-belulang
-
Polisi Tunggu Hasil Autopsi Dugaan KDRT Ibu Lima Anak di Mojokerto hingga Tewas
-
Bermodal Dokumen Palsu Kontrak Kerjasama dengan Pemkab Semarang, Wanita Ini Tipu Warga Mojokerto Rp1 Miliar
-
Polisi Temukan Bekas Penganiayaan Pada Jasad Ibu Lima Anak, Dugaan Korban KDRT Kian Kuat
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
UNU Blitar Akhirnya Rekomendasikan Pemecatan Dosen yang Melecehkan Mahasiswinya
-
Pecah Kaca di Siang Bolong: Fortuner Jadi Sasaran Empuk Maling Usai Ambil Uang di Bank Banyuwangi
-
Satu Hilang, Dua Nyaris Tewas: Tragedi di Balik Penggelontoran Air PLTA Wlingi Blitar
-
Tidak Digaji 4 Bulan, Kepala SPPG di Situbondo Mogok Kerja
-
Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual