SuaraJatim.id - Teman makan teman. Inilah yang dialami Riski (28), warga Jalan Kalijudan Kota Surabaya Jawa Timur ( Jatim ). Ia ditipu oleh temannya sendiri, inisial IY.
Modusnya, pelaku mengajak korban menghadiri reuni. Namun pelaku kemudian menggelapkan sepeda motor milik korban Honda Scoopy, Minggu (26/06/2022).
Akibat kejadian tersebut, Riski mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polsek Genteng untuk melaporkan kejadian yang menimpanya.
“Benar saya sudah lapor dan langsung diterima,” kata Riski, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (28/06/2022).
Riski menjelaskan, Saat itu, korban yang lama tidak bertemu dengan terduga pelaku mendadak sepakat untuk bertemu. Mereka janjian bertemu di suatu tempat.
Karena korban yang memiliki motor, ia pun menjemput terduga pelaku di lokasi itu. Darisana, keduanya mendatangi sebuah kafe kopi di Jalan Genteng Besar. Seperti biasanya, sebelum masuk ke kafe, mereka meletakkan motor di area parkir.
Setelah itu, terduga pelaku dan korban pun masuk ke kafe untuk memesan minuman. Selesai memesan korban keluar mencari tempat duduk disusul pelaku membawa minuman yang telah mereka pesan.
“Sempat ngobrol lima menitan,” imbuh dia.
Tak lama, pelaku bilang ke korban kalau ingin pesan makanan ke dalam. Sembari menunggu terduga pelaku, korban sibuk bermain HP. Beberapa menit, korban curiga pelaku tak kunjung kembali.
Baca Juga: BPOM Berharap Vaksin Merah Putih Unair Didaftarkan ke WHO Agar Bisa Diekspor
Korban lantas keluar kafe memeriksa motor miliknya. Ia kaget lantaran mendapati motornya yang terpakir di luar sudah raib. Ia lalu berupaya bertanya ke juru parkir (jukir).
“Jawabnya katanya motorku dipakai buang air kecil,” ungkap Riski.
Setelah lama tak juga kembali, korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Genteng dua hari pascakejadian. “Kemarin sudah lapor tapi ada yang kurang. Hari ini saya lapor lagi dan langsung diterima,” pungkas Riski.
Terpisah, Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno mengaku belum mengetahui laporan itu. Namun, pihaknya berjanji akan secepatnya menindaklanjuti laporan itu.
“Saya cek dulu mas. Nanti akan segera ditindaklanjuti,” katanya.
Berita Terkait
-
BPOM Berharap Vaksin Merah Putih Unair Didaftarkan ke WHO Agar Bisa Diekspor
-
Giliran Ormas Madura Minta Pemkot Surabaya Cabut Izin Holywings dan Minta Polisi Tangkap Bosnya
-
Usai Tengkar Sama Suami, Ibu Ini Banting-banting Bayinya Sampai Mati Karena Rewel
-
Habis Banting Bayinya Sendiri Sampai Mati, Eka Sari Lantas Ikut Gathering ke Yogyakarta
-
Kekerasan Seksual Makin Marak, Pemkot Surabaya Didesak Buat Skema Perlindungan Anak
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Malam Kelam di Pulo Wonokromo: Saat Selokan Menjadi Saksi Bisu Pembuangan Bayi Mungil
-
Khofifah Apresiasi Peran Polri dalam Melayani Masyarakat di Hari Bhayangkara ke-80
-
Anisa Alumnus Unair Meninggal saat Mengikuti Latsarmil Kopdes Merah Putih
-
Hanya Karena Sampah: Nyawa Pelajar SMP Lumajang Melayang Usai Dianiaya Teman Sekelas
-
Insiden di Bypass Balongmojo Mojokerto: Jasad Misterius Tergeletak di Depan SPBU