SuaraJatim.id - Seorang pria berinisial AH (54), guru ngaji di salah satu tempat ibadah di Kecamatan Wiyung Kota Surabaya akhirnya ditangkap kepolisian setempat, Kamis (07/07/2022).
Ia dilaporkan warga setempat lantara melakukan pelecehan seksual terhadap seorang bocah 9 tahun di dalam musala. Perbuatan bejat AH pertama kali dilaporkan ke Polrestabes Surabaya pada 2020 lalu.
Hal ini disampaikan Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Wardi Waluyo. Ia mengatakan, tersangka AH ditangkap di rumahnya usai alat bukti dirasa cukup oleh penyidik.
"Kami tangkap di rumahnya dan berdasarkan penyelidikan memang tersangka terbukti melakukan hal keji tersebut di tempat ibadah," ujar Wardi, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (20/07/2022).
Wardi menambahkan, saat itu tersangka sedang berada di musala untuk menghitung uang hasil infaq jamaah. Tak berselang lama, korban yang masih berumur 9 tahun lantas memasuki masjid untuk menyusul rekannya yang sedang ambil minum.
Melihat korban masuk masjid, tersangka lantas menghampiri dan menarik korban hingga terjatuh.
"Saat terjatuh itu korban melakukan pencabulan dengan meraba-raba kemaluan korban," katanya.
Sementara itu, Kasubnit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Ipda Tri Wulandari memastikan tersangka tidak mempunyai gangguan kesehatan mental.
"Tidak ada gangguan," ujar Wulan.
Baca Juga: Total 17 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Sakit Jantung
Perlu diketahui, AH melakukan perbuatan bejatnya pertama kali pada tahun 2019 dan dilaporkan ke Polrestabes Surabaya pada 2020.
Merasa aman dari polisi, ia lantas melakukan pencabulan kembali pada tahun 2022, Ia pun kembali dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Pelarian AH lantas terhenti di tangan AKP Wardi Waluyo.
Berita Terkait
-
Total 17 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Sakit Jantung
-
14 Jemaah Haji Positif COVID-19
-
Daftar Nama 17 Jamaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat di Tanah Suci, Didominasi Penyakit Jantung
-
Pulang ke Persebaya, Marselino Ferdinan Sudah Tak Sabar Berlatih
-
Truk Kontainer Oleng Libas Pemotor di Surabaya, Ibu-ibu dan Bayinya 7 Bulan Masuk Kolong, Begini Kondisinya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh