SuaraJatim.id - Seorang kakek-kakek kedapatan ngamar bersama perempuan muda dalam razia yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Tuban, Minggu (24/07/2022) malam.
Petugas merasa janggal sebab si kakek merupakan warga Jember, sementara perempuannya warga Tuban. Selain itu, dalam razia itu juga ditemukan nenek-nenek kedapatan berduaan dengan seorang ABG cowok di kamar lain.
Namun nenek-nenek dan ABG tersebut merupakan warga Tuban. Pasangan tua-muda itu terjaring dalam razia penyakit masyarakat yang digelar Satpol PP bersama TNI-Polri.
Razia ini menyasar sejumlah hotel kelas melati di sekitar Kabupaten Tuban. Dalam razia itu, petugas mengamankan enam pasangan bukan suami istri yang sedang asyik berduaan di dalam kamar hotel di Kecamatan Semanding.
Salah satu pasangan yang terjaring razia adalah pria lanjut usia yang kedapatan berduaan dengan wanita muda bukan istrinya. Razia dijalankan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tuban tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
Petugas menyasar sejumlah hotel yang selama ini disinyalir sebagai tempat pasangan bukan suami istri bermalam. Demikian disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban, Gunadi, Senin (25/07/2022).
"Kita melaksanakan patroli gabungan bersama Polres Tuban dan juga Kodim Tuban serta DLH LLAJ dengan sasaran sejumlah hotel. Patroli gabungan ini adalah untuk ketertiban umum dan ketentraman masyarakat," katanya.
Salah satu hotel kelas melati yang menjadi sasaran dalam razia tersebut adalah Hotel Tuban Asri di Jalan Tuban-Surabaya, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Di hotel tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kamar-kamar yang diisi pelanggan.
Saat pemeriksaan, petugas mendapati sejumlah kamar berisikan pasangan laki-laki dan perempuan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan identitas mereka yang sedang berada di dalam kamar hotel untuk memastikan apakah pasangan suami istri atau tidak.
Baca Juga: Anak Kiai Tuban Perkosa Santriwati hingga Hamil dan Melahirkan Bayi
"Dari hasil razia itu kita temukan sebanyak enam pasangan laki-laki dan perempuan yang berada di dalam kamar. Kemudian saat dilakukan pemeriksaan mereka tidak bisa menunjukan surat nikah," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Dari enam pasangan bukan suami istri yang sedang berduaan di kamar hotel tersebut terdapat pasangan seorang pria tua yang sudah berusia 64 tahun asal Kabupaten Jember dengan seorang wanita muda yang merupakan warga Tuban.
Selain itu juga terdapat pasangan wanita tua berusia 40 dengan seorang pemuda berusia 29 tahun yang keduanya warga asal Kabupaten Tuban.
"Selanjutnya pasangan bukan suami tersebut diberi surat panggilan untuk proses lebih lanjut dan mengambil BB (Barang Bukti) di Kantor Satpol PP Tuban. Selain itu untuk pemilik hotel juga diberikan surat panggilan ke kantor Satpol PP," ujarnya.
Sementara itu, selain melakukan razia di hotel sejumlah petugas gabungan tersebut juga melakukan razia dengan sasaran sejumlah warga yang disinyalir berjualan minuman keras. Namun, dalam razia kali ini petugas tidak menemukan adanya warung yang berjualan miras.
Tag
Berita Terkait
-
Anak Kiai Tuban Perkosa Santriwati hingga Hamil dan Melahirkan Bayi
-
Diduga Jadi Korban Rudapaksa Anak Kiai, Santri di Tuban Melahirkan Seorang Bayi
-
Mirip di Jombang, Santriwati Jadi Korban Pemerkosaan Anak Kiai Pengasuh Ponpes di Tuban
-
Perahunya Tenggelam Dihantam Gelombang, Seorang Nelayan Ditemukan Terombang-ambing, Satu Lagi Hilang di Lautan
-
Tahun Ajaran Baru di SDN Tuban Ini hanya Punya Satu Siswa, Itupun Anak dari Guru Setempat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan