SuaraJatim.id - Jawa Timur darurat kasus kekerasan seksual, terutama pada anak. Sebanyak 17 anak perempuan di Kabupaten Ngawi mengalami pencabulan.
Belasan kasus pencabulan itu berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Ngawi.
Kpala Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD-PPA) DP3AKB Kabupaten Ngawi, Gatot mengatakan, total 17 kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur itu merupakan data sepanjang Januari hingga Juli 2022.
"Saat ini kami telah melakukan pendampingan terhadap 17 korban pencabulan, yang semuanya adalah perempuan anak dibawah umur," ungkap Gatot mengutip dari Suaraindonesia.co.id, Selasa (26/7/2022).
Pihaknya terus mendampingi proses pemulihan trauma korban.
"Pendampingan itu bentuknya adalah pendampingan psikis terhadap korban, guna mengembalikan rasa trauma akibat peristiwa pencabulan yang mereka alami," terang Gatot.
Selain itu, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi yang menyasar kepada masyarakat umum, namun Gatot menyebut yang paling berperan adalah keluarga serta lingkungan.
"Kami terus berusaha melakukan tindakan pencegahan, namun kami meminta agar orang tua mengawasi putra-putrinya secara ketat, apalagi sekarang media sosial semakin liar tak terkendali," pungkasnya.
Baca Juga: Santriwati yang Hamil di Tuban Akhirnya Dinikahkan
Berita Terkait
-
Bikin Merinding! Usai Cabuli, Pelaku Bunuh dan Mutilasi Korban Jadi 11 Bagian
-
Pelaku Mutilasi di Semarang Ternyata Residivis Pencabulan 2015, Korban Orang yang Sama
-
Residivis Pencabulan, Pelaku Mutilasi di Kabupaten Semarang Sempat Dihukum 10 Tahun
-
Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual di Universitas Halu Oleo Kendari Diancam Dilapor Balik Pencemaran Nama Baik
-
Gawat! 230 Gedung Sekolahan di Ngawi Mulai Lapuk dan Terancam Ambruk
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs
-
Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus