SuaraJatim.id - Kasus pencabulan yang dilakukan Joko Isnanto (46), warga Asal Beran Kecamatan/Kabupaten Ngawi Jawa Timur ( Jatim ) benar-benar membetot publik.
Kasus pencabulan di Jawa Timur ini merupakan yang ke sekian kalinya. Di daerah lain, sejumlah kasus pencabulan juga terkuak akhir-akhir ini.
Mulai kasus pelecehan seksual dan pencabulan di pengasuh pondok di Banyuwangi, kemudian pencabulan di Mojokerto dan Jombang Jawa Timur.
Terkahir kasus dukun cabul di Ngawi bernama Joko Isnanto ini. Berikut ini fakta-fakta kasus pencabulan Joko Isnanto:
1. Jumlah korban 35 orang
Pria paruh baya itu sepintas seperti pria biasa. Namun ternyata pasiennya sudah banyak. Bahkan Ia mengaku telah melakukan pencabulan kepada 35 orang.
2. Korban ada yang hamil
Pencabulan dilakukan di dalam kamar mandi saat istrinya pergi keluar. Salah satu pasiennya ada seorang gadis remaja usia 17 tahun. Gadis ini belakangan diketahui sedang hamil.
3. Mengaku sebagai paranormal yang bisa menyembuhkan penyakit
Orang tua korban lantas murka dan melaporan si dukun cabul ke kantor polisi. Joko Isnanto ini mengaku sebagai paranormal atau dukun yang mampu mengobati pasien.
"Saya melakukan pencabulan itu di kamar mandi, saat istri di luar rumah. Semua korban adalah pasien saya," kata Joko kemarin dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
4. Satu korban gadis di bawah umur
Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera mengatakan, dari 35 korban terdapat satu korban yang masih berusia 17 tahun dicabuli hingga hamil.
"Pengakuan tersangka ada 35 korban yang dicabuli, dan kasus ini terungkap saat korbannya ada yang hamil, kemudian orang tua korban melapor ke petugas kami dan tersangka berhasil kami tangkap," ungkap Dwiasi.
Berita Terkait
-
Sorotan Berita Kemarin, Dukun Cabuli 35 Perempuan di Ngawi sampai Dibolehkannya Lagi Fashion Week di Surabaya
-
Dukun Ngawi 200 Kali Gagahi Pasiennya, Modus Ritual Usir Roh Jahat
-
Dukun Ngawi Cabuli 35 Perempuan di Kamar Mandi
-
Alert! 17 Anak Perempuan di Ngawi Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Gawat! 230 Gedung Sekolahan di Ngawi Mulai Lapuk dan Terancam Ambruk
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
UNU Blitar Akhirnya Rekomendasikan Pemecatan Dosen yang Melecehkan Mahasiswinya
-
Pecah Kaca di Siang Bolong: Fortuner Jadi Sasaran Empuk Maling Usai Ambil Uang di Bank Banyuwangi
-
Satu Hilang, Dua Nyaris Tewas: Tragedi di Balik Penggelontoran Air PLTA Wlingi Blitar
-
Tidak Digaji 4 Bulan, Kepala SPPG di Situbondo Mogok Kerja
-
Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual