SuaraJatim.id - Kasus penganiayaan pelajar SMA di Kota Surabaya akhirnya menemui titik terang. Kepolisian setempat telah menetapkan tersangka dalam kasus itu.
Setelah melakukan penyelidikan, Unit Jatanras dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya menetapkan tiga alumni SMAN 7 Surabaya menjadi tersangka.
Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah 3 pelajar SMA Dr Soetomo Surabaya dan orang tuanya melaporkan kasus penganiayaan yang dilakukan alumni SMA 7. Ketiganya menerima pukulan, disundut rokok sampai kepala dilempar paving.
Dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, ketiga alumni yang ditangkap merupakan lulusan 2022 dan berjenis kelamin laki-laki. Mereka adalah ARM (18) warga Tambaksari, EAF (18) warga Bubutan, dan DAK (18) warga asal Tambaksari.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana, membenarkan kalau ketiga tersangka merupakan alumni dari SMA 7 Surabaya.
"Iya sudah kami tangkap 3 orang dan sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Mirzal saat dihubungi beritajatim.com, Minggu (07/08/2022) pukul 23.24 WIB.
Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki dan mendalami kasus ini. Dalam laporan polisi yang dibuat oleh orang tua korban, pihaknya mengatakan jika anaknya DA, SL dan RZ dikeroyok oleh sekitar 20 orang.
"Keterangan lainnya menyusul dan akan kami update lagi," ujar Mirzal menambahkan.
Sejak beberapa waktu lalu kepolisian memang melakukan penyelidikan terhadap Kasus pengeroyokan terhadap tiga pelajar tersebut.
Baca Juga: Persebaya Kalah dari Bhayangkara FC, Aji Santoso: Permainan Bagus Jadi Sia-sia
Untuk menyelidiki kasus ini, polisi telah mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi dan memanggil korban untuk melakukan pemeriksaan.
"Hari ini korban diperiksa di Unit Jatanras. Sementara baru 2 korban dan beberapa saksi yang ada di TKP," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Persebaya Kalah dari Bhayangkara FC, Aji Santoso: Permainan Bagus Jadi Sia-sia
-
Hasil BRI Liga 1: Wahyu Subo Seto Cetak Gol Tunggal, Bhayangkara FC Taklukkan Persebaya 1-0
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di Pekan Ketiga BRI Liga 1
-
Aji Santoso: Lawan Bhayangkara jadi Ajang Pembuktian Pemain Lapis Kedua Persebaya
-
Viral Video Pria dan Anaknya Jalan Kaki dari Surabaya ke Palembang untuk Tunaikan Nazar, Begini Pendapat Ulama
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang