SuaraJatim.id - Upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2022 di Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya berbeda dari biasanya. Pemerintah provinsi melibatkan elemen masyarakat.
Sejak beberapa waktu lalu pemerintah provinsi membuka pendaftaran bagi masyarakat umum yang ingin mengikuti upacara bendera pada 17 Agustus nanti. Ternyata, animo masyarakat sangat antusias.
Sebelumnya, pendaftaran via daring peserta upacara HUT ke-77 RI di Gedung Negara Grahadi dibuka pada Ahad (7/8) pukul 00.01 WIB dan ditutup pada Ahad pukul 12.00 WIB karena kuota sudah terpenuhi.
"Ini membuktikan animo masyarakat begitu tinggi sehingga kuota bisa terpenuhi dalam setengah hari saja," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagaimana dikutip dalam siaran pers pemerintah provinsi di Surabaya, Senin (09/08/2022) pagi.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberi kesempatan kepada 1.250 warga untuk mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada 17 Agustus 2022.
Perinciannya, 500 orang mendapat kesempatan mengikuti upacara detik-detik Proklamasi mulai pukul 08.00 WIB dan 750 orang boleh mengikuti upacara penurunan bendera Merah Putih mulai pukul 15.00 WIB.
Menurut Khofifah, tingginya animo masyarakat mengikuti upacara HUT RI mencerminkan tingginya nasionalisme dan kecintaan pada Tanah Air.
Dia mengaku tidak sabar menyambut warga yang hendak mengikuti upacara HUT RI di Gedung Negara Grahadi.
"Gedung Negara Grahadi ini adalah rumah rakyat yang memang milik warga Jatim. Maka ayo jadikan Kemerdekaan RI tahun ini sebagai ajang silaturahim yang memperkuat keguyuban, persaudaraan, persatuan, dan kesatuan," katanya.
Baca Juga: Persebaya Kalah dari Bhayangkara FC, Aji Santoso: Permainan Bagus Jadi Sia-sia
Gubernur berpesan kepada warga yang telah terdaftar sebagai peserta upacara HUT RI untuk menaati peraturan yang tertera dalam undangan, termasuk ketentuan mengenai pakaian serta protokol kesehatan.
Pendaftar yang berdomisili di Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, dan Jombang atau kawasan Gerbang Kertasusila dapat mengambil undangan upacara HUT RI di Kantor Biro Administrasi Pimpinan di Lantai 7 Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan No. 110 Surabaya, dengan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) asli dan e-Tiket.
Undangan bagi pendaftar yang tinggal di luar kawasan Gerbang Kertasusila akan dikirim ke alamat masing-masing.
Warga yang mendapat undangan mengikuti upacara HUT RI akan menerima e-Sertifikat dan kenang-kenangan dari Gubernur Jawa Timur. ANTARA
Berita Terkait
-
Persebaya Kalah dari Bhayangkara FC, Aji Santoso: Permainan Bagus Jadi Sia-sia
-
Hasil BRI Liga 1: Wahyu Subo Seto Cetak Gol Tunggal, Bhayangkara FC Taklukkan Persebaya 1-0
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di Pekan Ketiga BRI Liga 1
-
Aji Santoso: Lawan Bhayangkara jadi Ajang Pembuktian Pemain Lapis Kedua Persebaya
-
Viral Video Pria dan Anaknya Jalan Kaki dari Surabaya ke Palembang untuk Tunaikan Nazar, Begini Pendapat Ulama
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak, BRI Prioritas Perluas Privilege Lewat Kolaborasi dengan Sequoia School
-
Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta
-
Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot
-
Jerat 6 Korban hingga Rp4 Miliar, Bos Arisan MeAow Resmi Dijebloskan ke Bui
-
Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta