- Polda Jatim menangkap perempuan berinisial MCL karena kasus penipuan investasi Arisan MeAow pada 5 November 2026.
- Tersangka menawarkan berbagai skema arisan menggiurkan yang menyebabkan total kerugian korban mencapai Rp4,075 miliar.
- Kepolisian masih menelusuri aliran dana tersangka serta mengimbau korban lain segera melapor dengan membawa bukti.
SuaraJatim.id - Nama yang terdengar menggemaskan ternyata berujung petaka finansial. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur resmi menangkap dan menahan seorang perempuan berinisial MCL, tersangka utama di balik kasus dugaan penipuan dan penggelapan berkedok investasi Arisan MeAow.
Tak main-main, dari hanya enam orang pelapor yang masuk ke kepolisian, total kerugian yang ditimbulkan mencapai angka fantastis, yakni Rp4,075 miliar.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, mengonfirmasi bahwa penetapan status tersangka dan penahanan terhadap MCL dilakukan usai penyidik menggelar perkara serta menemukan alat bukti yang kuat.
"Penyidik telah menetapkan satu orang tersangka berinisial MCL dalam perkara penipuan dan penggelapan berkedok Arisan MeAow. Yang bersangkutan langsung ditangkap dan kini resmi ditahan di Rutan Polda Jatim," tegas Jules, Kamis (5/11/2026).
Dari hasil penyidikan awal, tersangka MCL menjaring mangsanya dengan menawarkan variasi skema arisan yang tampak profesional dan menggiurkan. Mulai dari skema arisan menurun, takeover, overslot, skema flat, hingga model suntikan dana pinjaman.
Para korban yang tergiur iming-iming keuntungan lantas menyetorkan uang mereka via transfer bank secara bertahap. Namun, ketika tanggal pencairan dana yang dijanjikan (jatuh tempo) tiba, uang korban tak kunjung dibayarkan dengan beragam alasan klise.
"Saat ini penyidik masih terus menelusuri aliran transaksi keuangan serta melacak ke mana saja uang miliaran rupiah itu dialirkan oleh tersangka. Kami juga mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain," lanjut Jules.
MCL kini dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman pidana kurungan.
Mengingat modus arisan seperti ini kerap memakan banyak korban yang enggan bersuara, Polda Jatim membuka pintu bagi warga lain yang merasa tertipu oleh sindikat Arisan MeAow.
Baca Juga: Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun
"Bagi masyarakat yang merasa menjadi korban dari kegiatan Arisan MeAow dan belum melapor, silakan segera mendatangi Ditreskrimum Polda Jatim dengan membawa bukti transfer atau dokumen pendukung lainnya," imbau Jules.
Pihak kepolisian juga kembali mengingatkan publik agar tidak mudah terpikat oleh program penghimpunan dana informal yang menjanjikan keuntungan di luar batas kewajaran.
"Selalu cek legalitas, pahami risikonya, dan jangan mudah silau oleh tawaran keuntungan instan yang tidak masuk akal," tutupnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun
-
GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar
-
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Jerat 6 Korban hingga Rp4 Miliar, Bos Arisan MeAow Resmi Dijebloskan ke Bui
-
Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta
-
Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
Kasus Penyadapan Prabowo, Haedar Nashir Beri Pesan Menohok ke Polri
-
Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali dalam Tiga Jam, Awan Panas Meluncur hingga 4,5 Kilometer