SuaraJatim.id - Beredar biaya surat permohonan biaya partisipasi pelaksanaan agustusan atau HUT ke-77 RI kepada pengusaha dan pedagang di Kecamatan Babat Lamongan.
Para pedagang ini mengeluhkan besarnya biaya sumbangan tersebut yang nilainya mencapai Rp 1 juta. Surat bahkan viral di media sosial sehingga menjadi sorotan warganet.
Setelah viral Camat Babat segera memberikan penjelasan terkait besaran tarif tersebut. Dijelaskan Camat Babat Johny Indrianto, penentuan tarif tersebut sudah berdasarkan hasil rapat panitia HUT ke-77 RI Tahun 2022 Kecamatan Babat.
Dalam rapat tersebut dibahas tentang program kegiatan dan biaya pelaksanaannya. Selain itu, di surat itu juga tertulis bahwa panitia akan menyelenggarakan kegiatan upacara, gerak jalan, beberapa perlombaan seperti volly, catur, sepakbola, pentas seni dan sejumlah hiburan lainnya.
Adapun tarif itu di antaranya Rp 500 ribu bagi SPBE/tower, toko skala besar/kecil, dealer, toko material, galangan, meubel huller, depot atau rumah makan, bank dan koperasi simpan pinjam.
Kemudian untuk pengusaha skala besar maupun kecil ditarik Rp 750 ribu. Lalu salon kecantikan, photo copy dan percetakan ditarik Rp 300 ribu, sedangkan toko perhiasan emas ditarik Rp 1 juta.
Selain ditujukan ke pengusaha atau pedagang, penarikan ini juga ditujukan ke seluruh pegawai negeri sipil (PNS) yang berada di wilayah Kecamatan Babat.
"Kalau untuk PNS ada kriterianya kayaknya, tapi panitia yang hafal," ujarnya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (8/8/2022).
Johny juga menjelaskan bahwa meski penentuan itu merupakan rancangan yang dibuat oleh panitia, namun dalam realisasinya para pengusaha atau pedagang yang ditarik tak diwajibkan untuk memberikan biaya sesuai tarif yang diumumkan.
Baca Juga: Jajanan Khas yang Biasa Disajikan Saat Hari Kemerdekaan Indonesia
"Itu reng-rengan panitia. Namun realisasinya menyesuaikan kemampuan dan keikhlasan, karena sifatnya sukarela. Yang penting ikhlas berpartisipasi," ujarnya.
Lebih lanjut saat ditanya mengenai total anggaran yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan peringatan HUT ke-77 RI di Kecamatan Babat tersebut, Johny mengaku kalau hal ini masih dalam tahap pembahasan panitia lebih lanjut.
"Ini kayaknya menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Masih dibahas oleh panitia," ujarnya.
Sebelumnya, surat penarikan partisipasi HUT ke-77 RI di Kecamatan Babat tersebut beredar di media sosial dan sejumlah grup Whatsapp.
Surat itu mendapat sejumlah tanggapan dari masyarakat karena dianggap terlalu memaksakan. Tak cukup itu, warga juga mempertanyakan dasar penetapan besaran tarif tersebut.
"Tadi memang ada penarikan itu. Saya kasih. Penarikannya melibatkan petugas Satpol PP. Kalau disuruh untuk membayar sesuai surat itu ya keberatan," ungkap Ferly, salah satu pengusaha jasa pengiriman barang di Babat.
Berita Terkait
-
Jajanan Khas yang Biasa Disajikan Saat Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Aturan Tiang Bendera Merah Putih di Perumahan Ini Bikin Warga Baru Kebingungan, Netizen: Ribet Amat
-
10 Kali Diperkosa Mantan Pacar hingga Hamil 6 Bulan, Gadis SMP di Lamongan Lapor ke Polisi Didampingi Suami
-
Hamil 6 Bulan, Remaja Lamongan Polisikan Mantan Pacarnya
-
Bupati Lamongan akan Tentukan Nasib Kades yang Viral Tenggak Miras dan Goda Wanita
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi
-
Kado HUT RI ke-81, Gubernur Khofifah Diskon Tarif Trans Jatim untuk Semua Rute Selama Sepekan
-
Warga Kediri Tertipu Ratusan Juta Titik Dapur MBG Fiktif
-
Kecelakaan Maut di Tulungagung, Truk Tabrak Motor, Dua Pemuda Tewas
-
Ini Kronologi Kasus Penipuan yang Libatkan Oknum THL Dishub dan Satpol PP Pemkot Surabaya