SuaraJatim.id - Sukron Adim (31) sampai sekarang masih tergolek di ICCU RSSI Malang. Ia masih belum sadarkan diri sejak pingsan empat hari lalu usai meminum teh sembako kiriman orang tak dikenal.
Adim, wartawan Harian Berita Metro itu dilarikan ke rumah sakit diduga akibat keracunan. Sampai sekarang kasus yang menimpa wartawan asal Desa Tambakan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan itu masih diselidiki kepolisian setempat.
Sebelum pingsan, Sukron menerima kiriman paket sembako berlabel media, Warta Bromo dan Radar Bromo. Paket tersebut kemudian dikonfirmasi ke kedua media tersebut namun manajemen kedua media mengaku tidak ada yang mengirim paketan.
Paket kemudian dibawa pulang. Teh kemasan sempat diminum, namun setelah itu dia kejang-kejang lantas pingsa dan tidak sadarkan diri sampai sekarang ini. Ia sempat dibawa ke rumah sakit di Pasuruan, namun karena kondisinya parah lantas dirujuk ke RSSI Malang.
Dikutip dari Warta Bromo, untuk kronolis lengkapnya, seperti dituturkan Mertua Adim, Heru Purnomo (64), mengatakan kalau menantunya itu menerima paket yang dibungkus kardus dan bertuliskan dua nama perusahaan media lokal di Pasuruan, yakni WartaBromo (WarMo) dan Koran Radar Bromo.
"Paket itu dikirim kurir, diterima istri Adim. Lalu sama istrinya ditanyai dari siapa, si kurir bilang dari kantor," kata Heru, yang kemudian melaporkan kasus tersebut ke kepolisian, Minggu (28/08/2022).
Adim tidak berprasangka apa-apa. Ia langsung membuka paket tersebut. Meski Setelahnya, ia memastikan kembali jika barang tersebut dikirim oleh kantor media yang tertera.
Alhasil, saat dihubungi, pihak WarMo pun menegaskan jika bingkisan tersebut tidak berasal dari kantornya. Sebab tidak ada pengiriman bingkisan seperti yang ditunjukkan olehnya. Bahkan label Meriahkan kemerdekaan yang terpajang di kardus paket merupakan tema saat HUT RI ke 75 Tahun lalu.
Pasca penerimaan paket tersebut, Adim pun sempat jalan – jalan keluar rumah bersama keluarganya pada Minggu (28/8/2022) siang. Hingga kemudian, pada sekitar pukul 16.30 WIB, adim yang sudah sampai di rumah meminum teh di dalam paket kardus tersebut.
Tak disangka, selang beberapa jam kemudian Adim langsung merasakan demam dan kejang-kejang sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Dewi Masyitoh, Bangil.
Sesampainya di rumah sakit, kondisi Adim kian parah. Bahkan tak kunjung sadar sampai sekarang ini. Keluarga Adim sendiri telah mengadukan kejadian ini ke Mapolres Pasuruan. Polisi bahkan sudah menurunkan tim untuk memeriksa paket dan melakukan olah TKP di rumah Adim.
Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Namun dugaan awal akibat keracunan.
"Dugaan keracunan tapi belum diuji lab sama dokter," Kata Adhi menegaskan.
Sementara itu menanggapi kejadian ini, Direktur Konten dan pemberitaan WartaBromo, Mochamad Asad mengungkapkan, PT Warmo Media Waskito yang menaungi WartaBromo tidak pernah membuat program pemberian bingkisan atau paket dalam bentuk apapun.
Asad menduga jika paket tersebut dikirim oleh orang tak bertanggung jawab dengan tujuan tertentu.
Berita Terkait
-
Sorotan Kemarin: Perkembangan Kasus Wartawan Pasuruan Tak Sadarkan Diri Usai Minum Teh Kiriman dari Orang Tak Dikenal
-
Duhh! Kepala Dusun di Pasuruan Ini Digerebek Warganya Check In Dengan Selingkuhan di Villa Tretes
-
Sudah 4 Hari, Wartawan Pasuruan Masih Belum Sadarkan Diri Usai Minum Teh Sembako Kiriman Orang Tak Dikenal
-
Wartawan Pasuruan 3 Hari Tak Sadarkan Diri Usai Minum Teh dari Orang Tak Dikenal, Polisi Uji Lab Diduga Keracunan
-
Wartawan Pasuruan Diduga Keracunan, Polisi Uji Lab Teh Kemasan dari Paket Sembako Kiriman OTK
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh