Sebelumnya Tim Cyber Mabes Polri menciduk Agung pada Rabu (14/09/2022). Ia merupakan warga Desa Banjarsari Kulon Kecamatan Dagangan. Ia diamankan sebab diduga terlibat kegiatan peretasan yang mengegerkan negara.
Saat itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto belum merespon ketika dikonfirmasi akan melakukan pengecekan terkait hal ini. Dirmanto mengaku masih akan mengecek informasi tersebut lebih dulu.
"Nanti saya akan melaukan pengecekan," katanya. Namun informasi yang beredar menyebutkan kalau Agung dibekuk pada pukul 18.30 WIB, Ia telah di amankan tim cyber mabes polri dan di bawa ke Polsek Dagangan untuk dimintai keterangan.
Saat penangkapan, Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo ditemani Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Danang Eko Abrianto terlihat berada di Mapolsek Dagangan.
Namun, hingga Kamis pagi belum ada keterangan resmi dari pejabat terkait tentang penangkapan pemuda tersebut. Sesuai informasi Kamis pagi yang bersangkutan dibawa ke Mabes Polri guna proses lebih lanjut.
Sampai hari berikutnya, Jumat (16/09/2022), Polres Madiun tidak juga merilis atau membuka informasi tersebut. Kasi Humas Polres Madiun saat dihubungi hanya menjawab singkat dengan hanya meminta waktu. "Mohon waktu ya," demikian keterangan Kasi Humas Polres Madiun.
Setelah penangkapan itu, belakangan muncul video keterangan dari seseorang yang diduga merupakan ibu MAH. Keseharian MAH disebut hanyalah seorang pedagang es di pasar.
Dalam video tersebut, orang tua MAH juga mengklaim anaknya tidak memiliki komputer. "Kita orang nggak punya, makan sehari-hari aja repot," tuturnya seperti dikutip dari akun Instagram @majeliskopi08.
Siang tadi, Agung juga dikabarkan telah dipulangkan. Ia terbukti bukan hacker Bjorka ataupun terlibat kegiatan peretas yang menghebohkan Indonesia akhir-akhir ini.
Baca Juga: Dr Ricard Lee Diakui Jadi Teman Bjorka, Warganet : Siap-siap Terima Tamu dari Kepolisian
Tag
Berita Terkait
-
Dr Ricard Lee Diakui Jadi Teman Bjorka, Warganet : Siap-siap Terima Tamu dari Kepolisian
-
Pengakuan Pemuda di Madiun Soal Bjorka: Saya Kirim Pesan, Saya Jual Akun Telegram Seharga 100 Dollar
-
Pria Penjual Es di Madiun Jadi Tersangka, Netizen:Emang Bjorka Enggak Bisa Buat Grup Telegram Sendiri?
-
Ini Hubungan Pemuda Madiun dengan Bjorka, Agung Akui Dapat Uang Jutaan Rupiah
-
Pemuda Madiun Penjual ES Tersangka Peretasan Akui Jual Channel Telegram ke Bjorka Seharga 100 Dolar AS
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PDIP Jatim Bidik Rebut Kursi Gubernur 2029
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif