- Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjamin tidak ada PHK bagi seluruh pegawai PPPK di Kabupaten Jember hingga tahun 2027.
- Keputusan tersebut diambil untuk meredam kekhawatiran pegawai sekaligus memastikan bahwa kondisi APBD Jember tetap sehat dan mencukupi.
- Keberlangsungan kontrak kerja pegawai tetap bergantung pada kedisiplinan dan evaluasi kualitas kinerja individu secara ketat oleh pemerintah daerah.
SuaraJatim.id - Kabar burung mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang sempat memanaskan jagat media sosial di Kabupaten Jember akhirnya menemui titik terang.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, secara resmi menyiramkan "air dingin" ke tengah kegaduhan tersebut dengan memberikan jaminan keamanan kerja bagi ribuan pegawai kontrak di wilayahnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menegaskan bahwa tidak akan ada pemberhentian bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik yang berstatus penuh waktu maupun paruh waktu, setidaknya hingga tahun 2027 mendatang.
Pernyataan ini bukan sekadar janji politik biasa, melainkan respons langsung atas kecemasan para abdi negara yang belakangan merasa waswas akan masa depan mereka.
Di tengah tren beberapa daerah yang mulai memangkas jumlah pegawai akibat keterbatasan anggaran, Jember justru memilih jalur apresiasi.
"Pemerintah Kabupaten Jember tidak akan melakukan pemberhentian atau PHK terhadap PPPK Penuh Waktu maupun PPPK Paruh Waktu pada 2027 mendatang," tegas Gus Fawait di Jember, Rabu (8/4/2026).
Sebagai bupati pertama yang tumbuh dari kultur pesantren, Gus Fawait memandang para pegawai ini sebagai tulang punggung pembangunan daerah yang dedikasinya layak dihargai. Namun, di balik jaminan tersebut, terselip satu syarat mutlak yakni kinerja.
Gus Fawait tidak memberikan cek kosong. Ia menekankan bahwa keberlangsungan kontrak setiap individu berada di tangan mereka sendiri. Kedisiplinan dan kualitas kerja tetap menjadi rapor utama yang akan dievaluasi secara ketat.
"Saya pastikan tidak ada pemberhentian. Jadi, santai dan tenang selama kinerjanya bagus," ujarnya.
Baca Juga: Misteri di Balik Rontgen: Ada Paku dan Benda Asing dalam Tubuh Pemuda Jember yang Pernah Dirantai
Ketegasan ini menurutnya tidak hanya berlaku bagi PPPK, tapi juga bagi ASN berstatus PNS. Standar tinggi tetap dipasang. Mereka yang kinerjanya buruk atau melanggar disiplin tetap akan menghadapi sanksi tegas.
Salah satu poin krusial yang sering memicu kekhawatiran masyarakat adalah kemampuan keuangan daerah. Menanggapi hal ini, Gus Fawait meyakinkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember dalam kondisi sehat dan mencukupi untuk membiayai pengangkatan PPPK yang jumlahnya termasuk salah satu yang terbanyak di Indonesia.
"Insya Allah APBD Jember cukup dan sesuai dengan ketentuan. PPPK Penuh Waktu dan PPPK Paruh Waktu tetap akan saya lanjutkan," tambahnya dengan nada optimistis. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Misteri di Balik Rontgen: Ada Paku dan Benda Asing dalam Tubuh Pemuda Jember yang Pernah Dirantai
-
Bak Hotel, Maraknya Kos Harian di Jember Bikin Pengusaha PHRI Meradang
-
Babak Baru Korupsi Ponorogo: Berkas Dilimpahkan, Sugiri Sancoko Segera Duduk di Kursi Pesakitan
-
Kronologi Penemuan Granat Nanas di Lemari Warga Jember, Berawal dari Kiriman Orang Tua
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
Terkini
-
Dukung Koperasi dan UMKM Bertumbuh, BRI Dapat Anugerah di Koperasi Awards 2026
-
Catat! Panduan Lengkap Jalur Anti-Macet Menuju Muktamar NU Jombang
-
Ribuan Santri Meriahkan Persiapan Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang
-
Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU
-
Melalui Semarak Merah Putih, BRI Dorong Ekosistem Desa BRILiaN Balbar Sofifi Maluku Utara