SuaraJatim.id - Pemkot Surabaya terus mengembangkan destinasi wisata sejarah kota. Konsep pengembangan wisata sejarah ini digagas sebab ibu kota provinsi ini memiliki banyak lokasi pergerakan para pejuang zaman malaise lama yang berserak di banyak titik.
Selain itu, sejumlah jejak-jejak bangunan cagar budaya (heritage) juga masih ada sampai sekarang. Peluang ini yang coba ditangkap oleh pemkot dengan mengembangkan konektivitas antar lokasi itu. Tujuan untuk mempermudah akses warga dan wisatawan menikmati Surabaya Tempo Doeloe.
Gagasan konektivitas wisata sejarah ini dicanangkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Dengan gagasan tersebut, kata Eri, mengingatkan kembali bahwa Surabaya bukan hanya Kota Mal semata.
"Ini akan menjadi wisata dan mengingatkan bahwa Surabaya ini bukan kota mal saja, Surabaya bukan hanya kota jasa. Tapi, Surabaya ini banyak tempat sejarahnya, banyak tempat heritagenya, banyak tempat wisata, terutama wisata perjuangan," katanya, Senin (19/09/2022).
Sisi perjuangan itulah yang diinginkan Wali Kota Eri Cahyadi untuk dapat dimunculkan dari Surabaya. Bahkan ia juga menyatakan, ke depan nilai-nilai perjuangan dari Kota Pahlawan ini akan dituangkan ke dalam sebuah buku.
"Termasuk seni, termasuk apapun itu dimulai awal tahun untuk warga Indonesia biar tahu, apa saja yang ada di Kota Surabaya," ujarnya.
Wisata Perjuangan Surabaya yang tengah disiapkan ini bisa dibilang menarik. Pasalnya, selain mengkoneksikan tempat-tempat bersejarah, ia juga menginginkan agar sejumlah peristiwa heroik di Surabaya juga menjadi rangkaian yang ada di dalamnya. Seperti misalnya, peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato, hingga pertempuran 10 November 1945.
"Insyaallah tahun depan akan kita masukkan ke dalam agenda Kota Surabaya. Dan di awal tahun, akan kita sebarkan kemana-mana seluruh Indonesia. Bahkan mancanegara," kata Cak Eri sapaan lekat Wali Kota Surabaya.
Dengan demikian, seluruh rangkaian agenda atau event di Kota Pahlawan bisa diketahui masyarakat baik domestik maupun mancanegara. Harapannya, konsep wisata yang disiapkan ini sekaligus dapat memantik wisatawan untuk berkunjung ke Kota Pahlawan.
Baca Juga: Cerianya Timnas U-20 Dijamu Wali Kota Surabaya Usai Lolos Kualifikasi Piala Asia 2023 Uzbekistan
"Sehingga pada waktu awal tahun, sudah bisa melihat (agenda). Oh misal kalau Ulang Tahun Suroboyo, ada (kegiatan) apa saja. Kemudian saat (Hari Pahlawan) 10 November, ada (kegiatan) apa saja," kata Cak Eri.
Di samping itu, Cak Eri juga berharap, hadirnya Wisata Perjuangan Surabaya nantinya dapat menggelorakan semangat Nasionalisme bagi para generasi muda di Kota Pahlawan.
"Karena saya ingin mengingatkan bahwa Kota Surabaya ini punya jiwa Pahlawan yang sangat luar biasa," katanya menambahkan
Berita Terkait
-
Cerianya Timnas U-20 Dijamu Wali Kota Surabaya Usai Lolos Kualifikasi Piala Asia 2023 Uzbekistan
-
Alasan Persija Tak Uji Coba lawan Borussia Dortmund, Thomas Doll: Saya Sudah Komunikasi, tapi...
-
Kemarin Ramai Sejumlah Pejabat di Jatim Diperiksa KPK sampai Aksi Ribuan Buruh di Surabaya
-
Dewa United Surabaya Perpanjang Kontrak Kevin Moses dan Ferdian Dwi Purwoko
-
Demo Ribuan Buruh se-Jatim di Surabaya Gigit Jari Lagi, Tidak Ditemui Gubernur Khofifah ke Sekian Kali
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pekerja Tewas di Lereng Gunung Baung: Ketika Pohon yang Ditebang Menimpa Diri Sendiri
-
Terjepit Bus Santri, Dua Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Beruntun Suramadu
-
SIMANTAP! Tak Perlu Izin Kerja, Warga Sidoarjo Kini Bisa Urus SIM Sambil Menikmati Angin Malam
-
Kesaksian Kepsek SMP PGRI Sukodono Lumajang tentang Kematian Siswanya Akibat Bullying
-
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II/2026 di BPSDM Jatim, Tegaskan Kepemimpinan Inovatif