Kaolin merupakan massa batuan yang kemudian tersusun dari material lempung berkandungan besi rendah, dan umumnya berwarna putih atau agak keputihan.
Temuan yang lain dalam eskavasi ini adalah ditemukannya ukel. Ukel sendiri biasanya dipakai di sudutan-sudutan atap rumah.
"Biasanya di sudutan-sudutan atap rumah. Biasanya atap berbentuk limas, itu sudutannya terdapat ukel," katanya.
Lebih lanjut, ia mengemukakan, jika situs Watesumpak bukan pemukiman warga biasa karena ditemukan belokan di sebelah selatan yang mirip pagar. Sehingga ia menduga pemukiman di Situs Watesumpak merupakan pemukiman kalangan elite bangsawan.
"Data ini masih kita dapatkan dengan pembanding dengan relief di museum Pusat Informasi Majapahit (PIM) itu pola pemukimannya di dalam sebuah pagar, lalu di dalamnya ada pembagian ruang, ada rumah-rumah begitu, dia masuknya lewat gapura, kalau zaman sekarang bisa dilihat di pemukiman yang ada di Bali."
Dengan adanya temuan model bangunan tersebut, sebenarnya menjadi pembeda dalam konteks pemukiman di masa Kerajaan Majapahit.
"Hal ini membedakan antara pemukiman orang biasa dengan bangsawan. Dalam kitab Negarakertagama itu pemukiman warga biasa kan berbanjar, jadi tidak punya pagar. Kalau yang punya pagar. Kalau yang punya pagar itu bisa keraton, puri, bisa pemukiman bangsawan, atau kerabat keraton," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II/2026 di BPSDM Jatim, Tegaskan Kepemimpinan Inovatif
-
20 Nyawa dalam Misteri: KMN Entok Hilang Kontak, Perairan Kangean Disisir Habis-habisan
-
Solar Langka: Jeritan Nelayan Pamekasan yang Terpasung di Darat
-
Tergiur Upah Jutaan, Dua Wanita Penyelundup Sabu Berujung Sial di Lapas Surabaya
-
Madiun Guncang Dunia: Trionda Bola Tercanggih Piala Dunia 2026 Ternyata Made in Jatim