SuaraJatim.id - Penipuan tidak hanya menyasar masyarakat umum. Para petugas kepolisian pun nyaris menjadi korban penipuan seseorang yang mengaku pejabat dari Polda Jatim.
Kasus penipuan ini modusnya meminta atensi dari para perwira di Polresta Mojokerto. Padahal ujung-ujungnya meminta sejumlah uang kepada para calon korbannya.
Beruntung, pada akhirnya kasus penipuan ini terkuak. Pelaku ini beraksi dengan menyasar sejumlah pejabat, mulai jajaran Kabag, Kasi, dan Kapolsek.
Perwira-perwira tersebut tiba-tiba saja dihubungi oleh nomor 081322081114 yang mengaku sebagai Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim dan Dirreskrimsus Polda Jatim.
Dijelaskan Kasi Humas Polresta Mojokerto, Iptu MK Umam, Ia yang pertama kali dihubungi pelaku penipuan tersebut pada, Jumat (23/9/2022) malam.
Dalam layar Handphone (HP) miliknya, nomor pelaku percobaan aksi penipuan tersebut muncul nama 'Kode Etik Tipidter POLDA'.
"Iya benar. Pertama kali, saya dihubungi malam setelah Isya. Dan yang bersangkutan awalnya menghubungi saya, telepon tidak terjawab oleh saya. Kemudian WA (WhatsApp), mail box bahasanya. Yang bersangkutan mengaku dari pejabat Polda," katanya dikutip dari timesindonesia.co.id jejaring media suara.com, Sabtu, (30/9/2022).
Pelaku percobaan aksi penipuan tersebut mengaku sebagai Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim. Pelaku percobaan aksi penipuan meminta nomor telepon Kapolsek Magersari, Kompol Bambang Sugiharto, dan Kapolsek Jetis, AKP Mariyanto.
"Saya sebenarnya agak curiga sedikit. Saya memberikan nomor Magersari 1 namun kemudian telepon balik ke saya, minta nomor Kapolsek yang lain.
Baca Juga: Ngeri! Kerugian dari Kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Sampai Rp 106 Triliun
Akhirnya tidak saya kasih, saya sudah mulai curiga. Ada apa? Kemudian besok harinya, saya konfirmasi ke Kapolsek Magersari dan Jetis," katanya.
Kedua Kapolsek tersebut membenarkan pelaku menghubungi keduanya. Dikabarkan mereka minta atensi dari orang-orang yang memiliki usaha galian C di wilayah tersebut. Hal tersebut ternyata juga dialami Kasi Propam Polresta Mojokerto, Ipda Yudo Yulianto.
"Kasi Propam juga mendapatkan WA yang sama dari yang bersangkutan. WA-nya sama (isi pesan). Dia menyebut langsung sebagai Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim. Iya menyadari perwira. Untuk saat ini yang sudah saya terima laporan ada empat perwira, termasuk saya," katanya.
Kasi Humas menjelaskan, percobaan aksi penipuan tersebut tak sampai memakan korban. Lantaran empat perwira Polresta Mojokerto yang dihubungi pelaku percobaan aksi penipuan tersebut sudah curiga sehingga tidak sampai menuruti kemauan pelaku percobaan aksi penipuan.
"Alhamdulillah dari perwira di Polres Mojokerto Kota sempat sudah curiga. Intinya meminta atensi atau jatah. Setelah ditelisik ternyata dia penipu. Pejabat yang bersangkutan tidak pernah menghubungi kami. Setelah dilakukan penyelidikan, yang bersangkutan berasal dari Bandung," ujarnya.
Pelaku percobaan aksi penipuan teridentifikasi seorang pria berinisial RC (52) warga Bandung, Jawa Barat. Pelaku percobaan aksi penipuan saat berkomunikasi logat luar Jawa. Hasil pelacakan melalui nomor telepon pelaku percobaan aksi penipuan tersebut kini tengah diselidiki.
Tag
Berita Terkait
-
Ngeri! Kerugian dari Kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Sampai Rp 106 Triliun
-
Gegara Pecah Ban Truk Box Bir Bintang Terguling, Ratusan Botol Berserakan di Tol
-
Jenazah Pendaki Raffi Dimas Baddar Ditemukan di Gua Cina yang Sudah Disisir Tim SAR, Warganet Dibuat Bergidik
-
Modus Penipuan Baru Jelang Pemilu Pakai Cek Kosong Proyek Sembako Calon Kepala Daerah
-
Sebelum Tewas, Diduga Mahasiswa Pasuruan Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto Tersesat Lalu Jatuh ke Jurang
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo