SuaraJatim.id - Sebanyak sembilan partai politik ( Parpol ) hari ini diverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jawa Timur ( Jatim ).
Kesembilan parpol itu merupakan calon peserta Pemilu 2024 di kota tersebut. Sembilan parpol yang mengikuti verifikasi adalah Partai Bulan Bintang, Partai Buruh, Partai Garda Perubahan Indonesia dan Partai Gelombang Rakyat Indonesia.
Kemudian ada juga Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Kebangkitan Nusantara, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia, dan pendatang baru Partai Ummat.
"Hari ini kami melakukan verifikasi faktual kepengurusan parpol tingkat Kota Surabaya," kata anggota KPU Surabaya Soepriyatno di Surabaya, Senin (17/10/2022).
"Di luar itu, parpol PT (parliamentary threshold/ambang batas parlemen) hasil Pemilu 2019. Ketika lolos verifikasi administrasi keanggotaan maka parpol PT tinggal menunggu penetapan sebagai calon peserta pemilu yang akan diumumkan pada 14 Desember 2022," ujar Nano, panggilan akrabnya.
Jadi, parpol yang menjalani verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan adalah parpol peserta Pemilu 2019 yang tidak memperoleh kursi di DPR RI dan parpol baru yang belum pernah ikut pemilu dan mendaftar ke KPU RI serta dinyatakan lolos syarat minimal jumlah keanggotaan serta verifikasi administrasi keanggotaan.
Menurut ia, jadwal verifikasi faktual kepengurusan maupun keanggotaan parpol dilaksanakan pada 15 Oktober hingga 4 November 2022. Khusus untuk verifikasi kepengurusan dilaksanakan pada 17 Oktober 2022.
"Verifikatur kami akan masuk dan keluar kampung di Surabaya untuk verifikasi faktual keanggotaan parpol sesuai sampling yang ada," kata Nano yang membawahi Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Surabaya.
Saat verifikasi faktual kepengurusan maupun keanggotaan parpol, standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan verifikatur adalah salam, sapa, senyum, memperkenalkan diri, dan menunjukkan surat tugas.
Baca Juga: Hujan Bakal Guyur Sebagian Besar Kota di Indonesia, Tapi Surabaya Diprediksi Berawan
Selain itu, petugas mengenakan seragam khusus berupa rompi dan topi bertuliskan petugas verifikasi faktual, id card verifikatur dan surat tugas. "Kami sudah menginfokan ke Bawaslu Surabaya mengenai jadwal ini supaya bisa bersama," ujarnya.
Nano mengatakan bimbingan teknis verifikatur sudah dilaksanakan beberapa kali oleh KPU Surabaya. Begitu juga rapat koordinasi dengan kepolisian dan Pemkot Surabaya sudah dilaksanakan, termasuk juga dengan pihak penghubung parpol tersebut.
"Kami berharap Bagian Pemerintahan Pemkot Surabaya sudah meneruskan agenda ini ke masyarakat melalui camat, lurah, RT/RW. Begitu juga polres meneruskan ke polsek hingga Bhabinkamtibmas," kata Nano.
Mengenai hasil verifikasi faktual, Nano mengatakan bahwa hasil verifikasi faktual akan diumumkan KPU RI, sedangkan KPU kabupaten/kota hanya sebatas membantu tugas verifikasi faktual tingkat kabupaten/kota, baik untuk kepengurusan maupun keanggotaan.
Berita Terkait
-
Hujan Bakal Guyur Sebagian Besar Kota di Indonesia, Tapi Surabaya Diprediksi Berawan
-
Belum Standar FIFA, Rumput Stadion Gelora Bung Tomo Harus Diganti, Pemkot Surabaya Tunggu Kepres
-
5 Kasus Bunuh Diri 6 Tahun Terakhir di Tunjungan Plaza Surabaya
-
Gadis Pengunjung TP 1 Diduga Bunuh Diri Loncat Dari Parkiran Lantai 3A
-
Pemkot Surabaya Geber Pengerjaan Saluran di Berbagai Penjuru Kota
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Terseret Skandal Nikah Siri dan Penelantaran Anak, Kursi Suwondo di DPRD Blitar Resmi Dicopot
-
Drama Hilangnya Backpacker Madiun di Korea:Pihak Travel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Misteri 4 Bulan Kematian Nisarofatin Petani Lumajang: Polisi Pastikan Bukan karena Racun