SuaraJatim.id - Sejumlah peristiwa menjadi sorotan di Jatim kemarin, Rabu (19/10/2022). Mulai dari kabar bencana banjir di sejumlah wilayah di Jatim sampai rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan dengan tiga tersangka personel kepolisian.
Berikut ini peristiwanya:
1. Kakek-kakek relawan penyeberangan jalan tewas tertabrak
Kisah kakek Supandi, relawan penyeberangan jalan di Probolinggo Jawa Timur ( Jatim ) ini harus berakhir tragis.
Pria 65 tahun itu meninggal tertabrak truk di jalur pantura Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (19/10/2022). Saat itu Ia baru saja menyeberangkan jalan bocah sekolah.
Supandi merupakan warga Dusun Tegalan RT.03/RW.05 Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Korban tertabrak truk yang mengalami rem blon di jalanan tersebut.
Saat itu Ia tewas tertabrak truk bermuatan pasir yang dikemudikan Achmad Adi Putra (39), warga Desa Sudimulyo, Kecamatan Nguling, Kabupaten Probolinggo.
2. Rekonstruksi kasus Tragedi Kanjuruhan
Siang tadi rekonstruksi kasus Tragedi Kanjuruhan Malang dengan tiga tersangka petugas kepolisian akhirnya dilakukan. Mereka melakukan rekonstruksi di Lapangan Sepak Bola Mapolda Jatim.
Baca Juga: Unggahan Iwan Bule Main Bola Bareng Presiden FIFA Kena Semprot Susi Pudjiastusi: Nirempati!
Dalam reka ulang adegan penanganan suporter Aremania itu, terkuak beberapa hal, termasuk kenapa polisi sampai akhirnya memilih menembakkan gas air mata, hingga akhirnya suporter panik dan menyebabkan mereka berdesakan.
Namun dalam rekonstruksi ini, peran tersangka digantikan oleh sejumlah anggota polisi lain. Bermula dari adegan ke 16, yakni turunnya suporter dari tribun sembilan hingga 14 menuju ke lapangan.
Saat itu Tersangka Komandan Kompi (Danki) 3 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan dan anggotanya berada di sudut lapangan depan tribun 13 dan 14 yang mana dilempari oleh suporter dengan batu dan botol kaca dan Tersangka berusaha menghalau dengan menggunakan tangan.
3. Cerita pilu gadis Tuban diperkosa kakak iparnya
Cerita pilu ini datang dari Kabupaten Tuban Jawa Timur ( Jatim ). Seorang gadis di bawah umur berinisial W (16) kini berbadan dua.
Ia hamil 5 bulan gara-gara diperkosa oleh kakak iparnya sendiri. Gadis ini tidak bisa apa-apa ketika dipaksa melayani kakak ipar yang usianya jauh di atasnya tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Unggahan Iwan Bule Main Bola Bareng Presiden FIFA Kena Semprot Susi Pudjiastusi: Nirempati!
-
Kemarin Gaduh Rencana Autopsi Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan sampai Update Banjir Parah di Malang Selatan
-
Banjir Parah di Trenggalek Kemarin Telan Satu Korban Nenek-nenek
-
Hari Ini Ketum PSSI Iwan Bule Dijadwalkan Diperiksa Polda Jatim Kasus Tragedi Kanjuruhan
-
Tak Ada Adegan Tembakan Gas Air Mata ke Tribun, Ini Penjelasan Polri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus