SuaraJatim.id - Dalam beberapa hari terakhir hujan sedang hingga lebat mengguyur sebagian besar wilayah Jawa Timur ( Jatim ). Kondisi cuaca seperni ini sudah diramalkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Hari ini pun kondisi cuacanya diramalkan sama saja. Bahkan hingga tiga hari ke depan, hujan masih akan mengguyur sejumlah wilayah di Jatim. Oleh sebab itu BMKG memperingatkan potensi ancaman bencana banjir di sejumlah wilayah.
Dikutip dari akun Twitter @BMKGJuanda, sejumlah daerah yang rawan banjir ini antara lain: Mojokerto, Pasuruan, kawasan Malang Raya dan daerah-daerah di Selatan Jatim. Kemudian sebagian besar wilayah kepulauan Madura.
Lalu wilayah Surabaya Raya dan wilayah barat Jawa Timur. BMKG memperingatkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat turun di daerah-daerah itu.
Sementara untuk wilayah secara nasional, BMKG juga meramalkan kondisi serupa di kota-kota besarnya. Menurut siaran prakiraan cuaca di laman resmi BMKG, hujan dengan intensitas ringan berpeluang turun di Kota Banda Aceh, Denpasar, Gorontalo, Jambi, Semarang, Pontianak, Banjarmasin, Palangka Raya.
Lalu hujan juga akan mengguyur wilayah Samarinda, Bandar Lampung, Kupang, Manokwari, dan Makassar pada siang hari. Berikutnya hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur Kota Jakarta Pusat, Tanjung Pinang, dan Mataram, sementara Kota Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya menghadapi potensi hujan disertai kilat dan petir.
Kota Ambon, Jayapura, Pekanbaru, dan Kendari pada siang hari diprakirakan cerah berawan, sementara Kota Bengkulu, Tarakan, Pangkal Pinang, Mamuju, Manado, Padang, Palembang, Medan, dan Serang berawan.
Malam harinya, hujan ringan berpeluang turun di Kota Denpasar, Yogyakarta, Jakarta Pusat, Bandung, Semarang, Surabaya, Palangka Raya, Tarakan, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Pekanbaru, Makassar, dan Palembang.
Kota Bengkulu diprakirakan mengalami hujan disertai petir; Kota Jambi dan Medan berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang; dan Kota Mamuju dan Padang menghadapi potensi hujan lebat pada malam hari.
Baca Juga: Siaga Cuaca Ekstrem di Sebagian Wilayah Jawa Barat
Cuaca di kota besar yang lain pada malam hari diprakirakan cerah berawan atau berawan.
BMKG mengimbau semua pihak mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor semasa curah hujan tinggi.
Langkah-langkah mitigasi yang menurut BMKG dapat dijalankan untuk meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi antara lain optimalisasi fungsi infrastruktur sumber daya air di daerah rawan banjir; penyiapan sistem drainase, peresapan, dan tampungan air; serta pengecekan fungsi waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya.
Berita Terkait
-
Siaga Cuaca Ekstrem di Sebagian Wilayah Jawa Barat
-
Hujan Diperkirakan Mengguyur Kota Semarang Pada Malam Hari, Ini Penjelasan BMKG
-
Denpasar Diperkirakan Masih Diguyur Hujan Pada Siang Hari Ini
-
Potensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat untuk 3 Hari Kedepan, Simak Dimana Saja
-
Prakiraan Cuaca di Jawa Barat, Berawan dan Hujan di Beberapa Wilayah
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
-
Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan
-
Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji
-
Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan
-
Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat