SuaraJatim.id - Peristiwa pohon tumbang yang terjadi secara tiba-tiba di Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jatim merenggut nyawa penumpang becak yang sedang melintas. Eten (50) Warga Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang yang meninggal dievakuasi ke RSUD dr Muhammad Saleh.
Selain Eten, pengemudi becak, Totol Koesdiantoro kritis. Warga Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo itu kini sedang menjalani perawatan intensif. Tak hanya becak, satu mobil minibus yang berada tak jauh dari pohon tersebut juga tertimpa pohon. Padahal di dalam mobil berpelat nomor L 1687 OK ada tiga penumpang.
Seorang saksi mata mengemukakan, pohon tumbang tiba-tiba.
"Tiba-tiba pohon tumbang. Padahal tidak ada angin dan tidak ada hujan. Saat kejadian ada tukang becak serta penumpangnya yang melintas dan tertimpa. Menimpa mobil juga, tapi pohon lebih mengarah ke pengendara becak itu," kata Muslimah seperti dikutip TIMES Indonesia-jaringan Suara.com, Sabtu (22/10/2022).
Sementara itu, pemilik kendaraan, Zainul Hasan mengemukakan, saat peristiwa pohon tumbang tersebut sedang berada id pasar. Kala itu, ada dua anaknya serta saudara mertua yang berada di dalam mobil.
"Tadi di dalam mobil ada tiga orang. Anak saya dan saudara mertua saya juga. Alhamdulillah, semua selamat," katanya.
Akibat kejadian tersebut, sisi belakang badan mobil rusak.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Probolinggo Rachmadeta Antariksa mengungkapkan, kondisi pohon secara kasat mata masih baik. Namun ternyata kedalaman akarnya tidak bisa menahan pohon karena dimakan rayap.
"Secara kasat mata, pohon ini masih tampak bagus dan segar. Namun siapa sangka menurut petugas di lapangan, di kedalaman kurang lebih satu meter, banyak rayap yang merusak akar dan bagian bawah pohon. Untuk itu saat ini masih di beri garis polisi, dan besok akan kami lakukan pengecekan,” ujarnya.
Petugas dari Pemadam Kebakaran dan DLH, serta Dinas Perhubungan pun dikerahkan untuk mengamankan dan melakukan proses pemotongan pohon tersebut. Dibutuhkan waktu satu jam untuk memotongnya. Akibatnya, lalu lintas di sekitar lokasi tersendat.
Baca Juga: Khawatir Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem, Warga Jogja Bisa Lapor ke DLH Agar Ditebang
Sementara tim Identifikasi Polres Probolinggo Kota, yang juga datang kek lokasi melakukan olah TKP, serta memintai keterangan sejumlah saksi.
Kapolsek Mayangan Kompol Hermawan mengatakan, informasi awal pohon tumbang ini mengenai tukang becak, yang sedang memuat penumpang. Selain itu pohon tumbang ini juga mengenai mobil Avanza yang terparkir.
"Dua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit, dan saat ini petugas dari unit Reskrim Polres Probolinggo Kota, melakukan penyelidikan. Sedangkan Satlantas Polres Probolinggo Kotajuga berupaya mengurai terjadinya kemacetan lalu lintas," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami
-
Kecelakaan Maut di Manyar Gresik, Pemotor Tewas Terlindas Truk Trailer!
-
Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 5 Kilometer, BPBD Lumajang Keluarkan Imbauan Waspada
-
Jatim Target Produksi Jagung Tembus 5,4 Juta Ton 2026, Khofifah Ungkap Potensi Surplus Besar