SuaraJatim.id - Hujan mengguyur beberapa daerah di Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir. Hujan berpotensi menyebabkan air sungai meluap lalu membanjiri permukiman warga.
Salah satu daerah yang rawan banjir adalah wilayah Gresik. Misalnya luapan Kali Lamong yang saban musim hujan tiba selalu menyebabkan permukiman warga di sekitarnya terendam.
Beberapa hari lalu misalnya. Air Kali Lamong meluap menyebabkan puluhan rumah warga sekitar di kawasan Gresik kebanjiran. Apalagi adakalanya air kali menyebabkan tanggul jebol.
Kondisi ini yang diantisipasi pemda setempat. Pemkab Gresik melakukan perbaikan tanggul yang jebol akibat meluapnya anak sungai Kali Lamong di Desa Cermen, Kecamatan, Gresik, terus dikebut.
Tiga alat berat terdiri dari dua excavator dan satu loader dikerahkan ke lokasi. Proges perbaikan tanggul ditinjau langsung oleh Bupati Fandi Akhmad Yani dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar.
Selain mengerahkan tiga alat berat, pemadatan juga dilakukan dengan limestone atau batu kapur sepanjang 300 meter. Tujuannya untuk menyesuaikan panjang tanggul yang rawan longsor.
Sesuai site plannya, perbaikan tanggul yang jebol itu ditargetkan selesai dalam sepekan. Target bakal direalisasikan meski terkendala curah hujan yang masih tinggi.
"Mudah-mudahan satu minggu ini perbaikan tanggul selesai, satu minggu ini harus fokus di perbaikan tanggul ini, kita harapakan selesai," ujarnya.
"Termasuk pengendalian banjir, setelah dinormalisasi harus benar-benar dipantau. Baik itu dari PUTR maupun Balai Besar Bengawan Solo (BBWS)," ujar Gus Yani dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (27/10/2022).
Baca Juga: Kendaraan Berat yang Lewat Jalur Pantura Gresik Diimbau Lewat Jalan Daendels, Ada Perbaikan
Tidak hanya tanggul di Desa Cermen. Perbaikan juga dilakukan di tanggul Desa Beton yang sempat mengalami sedikit longsor. Sehingga, dua tanggul di Desa Cermen dan Beton dipastikan aman dan kuat saat kondisi debit air di anak Kali Lamong naik seperti beberapa hari sebelumnya.
"Kami juga melakukan perbaikan tanggul di Desa Beton. Sebab, saat dilihat di sebelah timurnya ada beberapa yang mengalami longsor," tutur Gus Yani.
Saat ini, pemerintah daerah berupaya melakukan mitigasi bencana selama musim hujan demi keamanan dan kenyamanan warga yang selama ini terdampak banjir.
Selain normalisasi Kali Lamong, anak sungai Kali Lamong juga harus diperhatikan terutama titik-titik tanggul yang perlu penanganan.
Kendati kondisi Kali Lamong masih aman, meski ada beberapa titik kerawanan. Karena itu, anak kali Lamong juga harus diperhatikan. Khususnya titik-titik tanggul yang perlu penanganan.
Tag
Berita Terkait
-
Kendaraan Berat yang Lewat Jalur Pantura Gresik Diimbau Lewat Jalan Daendels, Ada Perbaikan
-
UMKM Binaan RB Rembang Semen Gresik, Fashion Baby & Kids Little Kaaya Ikuti Pameran Nasional BUMN di Surabaya
-
2 Kecelakaan Tragis, Balita Selamat Tapi Ortunya Meninggal
-
Semen Gresik Dorong Kemandirian Kelompok Difabel Blora Mustika dengan Pelatihan dan Prasarana Membatik
-
Terekam CCTV Bandit Bobol Toko Kosmetik di Gresik, Gasak Barang Setara Rp 102 Juta
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT