SuaraJatim.id - Dalam sepekan ini kecelakaan tragis melibatkan balita di dalamnya terjadi di Jawa Timur ( Jatim ). Peristiwa pertama di lereng Gunung Bromo. Lokasi persisnya di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur ( Jatim ).
Dalam kecelakaan tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara seorang balita selamat. Balita ini anak dari dua korban meninggal tersebut. Peristiwa ini terjadi Senin, (24/10/2022) di tanjakan lereng Gunung Bromo.
Peristiwa terbaru terjadi di Jalan Raya Desa Cerme Lor Kabupaten Gresik. Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor yang saling bertabrakan, yakni Honda Vario dengan Honda GL Max. Satu pengendara meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) sedangkan seorang balita selamat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Unit Laka Satlantas Polres Gresik, pengendara motor Honda Vario W 6540 NDH adalah Syamsul Arifin (33) warga Blimbing Kota Malang tinggal di Perum Singgasana Cerme, Gresik.
Syamsul yang membonceng anaknya Ahmad Jibran (5) berjalan dari arah barat ke timur. Saat hendak belok ke kiri di Jalan Raya Cerme Lor Gresik, Syamsul terlalu mengambil haluan terlalu kanan. Dia tidak memerhatikan kendaraan yang berjalan lurus selatan ke utara.
Pada saat itu, bersamaan ada pengendara motor Honda GL L 3734 QZ yang dikendarai Siswanto (17) pelajar asal Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Gresik. Karena jaraknya terlalu dekat, adu moncong sesama pengendara motor tak bisa dihindari yang kemudian menyebabkan benturan keras.
"Pengendara Honda Vario Syamsul Arifin meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Wiji Mulyono, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (26/10/2022).
Perwira pertama Polri ini menambahkan, anak korban Ahmad Jibran selamat dan hanya mengalami luka ringan.
"Anak korban yang masih balita selamat termasuk pengendara motor Honda GL iswanto hanya mengalami luka ringan," katanya menambahkan.
Baca Juga: Tetap Waspada dan Baca Doa-doa Ini Saat Hujan Badai Melanda
Wiji juga menghimbau kepada pengguna jalan roda dua tetap berhati-hati saat melintas di Jalan Raya Cerme. Pasalnya, jalan tersebut termasuk ‘black spot’ rawan kecelakaan.
"Saya mengimbau tetap waspada dan berhati-hati serta mematuhi peraturan rambu-rambu lalu lintas," ujarnya menandaskan.
Berita Terkait
-
Tetap Waspada dan Baca Doa-doa Ini Saat Hujan Badai Melanda
-
Warga Jatim Diminta Siaga, Hari Ini Curah Hujan Bakal Tinggi Hingga Beberapa Hari ke Depan
-
6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Ditahan, Netizen: Gas Air Mata Dibalas Air Mata Ibu
-
Berkas Kasus Tragedi Kanjuruhan Dilimpahkan ke Kejati Jatim, Ada 3 Berkas untuk 6 Tersangka
-
Semen Gresik Dorong Kemandirian Kelompok Difabel Blora Mustika dengan Pelatihan dan Prasarana Membatik
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Madura Unied Tancap Gas, Ze Gomes: Liga Indonesia Tidak Gampang
-
Wakil Wali Kota Blitar Pimpin Demo ke Balai Kota: Buntut Dana KONI Mampet
-
KAI Daop 8 Tambah 1.032 Kursi Kereta Surabaya-Jakarta Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Nenek Kartini Ditemukan Tewas di Hutan Bojonegoro Setelah 14 Hari Hilang
-
Gunung Semeru Erupsi, Bandara Notohadinegoro Jember Masih Buka