SuaraJatim.id - Dua pemuda asal Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya harus berurusan dengan kepolisian. Abdul Wahid (23) dan ASM (17) diringkus saat akan berduel membawa golok dan katana, Kamis (10/11/2022).
Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, AKP Soeryadi menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat jajarannya sedang menggelar patroli dan mengantisipasi balap liar di wilayah Tambak Wedi.
Saat melakukan patroli di lokasi setempat, polisi bukannya menemukan pemuda yang akan balapan, tapi menemukan dua pemuda sedang membawa senjata tajam yang bersiap saling tebas.
"Kami tangkap keduanya karena terbukti membawa senjata tajam jenis katana dan golok," ujar Soeryadi dilansir dari Beritajatim.com jaringan Suarajatim.id, Kamis.
Memang dalam situasi tersebut, hanya dua pemuda yang ditemukan di TKP. Tapi sebelum diringkus di Tambak Wedi, sejumlah rombongannya berniat melakukan duel di Jembatan Dukh Bulak Banteng.
Namun tawuran itu diketahui warga dan dibubarkan oleh warga setempat. Namun begitu mereka berpencar dan beberapa orang bertemu di Tambak Wedi.
"Nah setelah dibubarkan, sebagian dari mereka ada yang kabur ke daerah Tambak Wedi. Kita amankan mereka tanpa perlawanan," kata Soeryadi.
Sepanjang 80 cm senjata jenis katana disita. Termasuk satu buah golok sepanjang 75 cm.
Kedunaya disangkakan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12/1951 tentang Senjata Api, Bahan Peledak dan Senjata Tajam. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara.
Baca Juga: Cerita Anggota Gengster di Bekasi Saat Diamuk Massa: Padahal Gua Mau Tawuran!
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Haru di Debarkasi Surabaya: Saat Kloter Pertama Jemaah Haji Pulang Tanpa Antre
-
Viral Video Suroboyo Bus Manuver Brutal di Jalanan Bikin Warga Ngeri
-
Di Balik Aksi Bagi 1 Juta Butir di Blitar, Ada Jeritan Peternak yang Tercekik Harga Pakan
-
Tragedi Wisata Kakak Beradik di Pantai Seruni Payangan: Jasad Kakak Ditemukan, Adik Masih Misteri
-
Penutupan Jembatan Gondang Tulungagung Diundur Lagi, Catat Tanggal Mainnya