SuaraJatim.id - Kafe tempat karaoke Bok Ampuh di Desa Kedawung Kecamatan Ngegok Kabupaten Blitar digeruduk puluhan warga setempat. Warga meminta agar tempat karaoke itu ditutup.
Penyebab protes warga ini karena anak bos pemilik kafe itu dinilai arogan. Si anak bos bikin ulah dan sempat berantem dengan warga setempat gara-gara persoalan sengketa tanah.
Menurut E-W, warga setempat, kemarahan warga ini terjadi setelah adanya peristiwa perkelahian yang melibatkan anak dari pemilik kafe karaoke tersebut dengan seorang warga berinisial J.
"Kami kecewa dengan sikap pemilik yang arogan mas, jadi kami hari ini menutup paksa tempat usahanya," kata E-W, Koordinator Aksi, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (10/11/2022).
Kasus perkelahian itu pun sudah dilaporkan ke Polsek Nglegok, namun permasalahan tersebut telah diselesaikan dengan perdamaian.
"Jadi permasalahan-nya itu soal Batas tanah itu Lo mas jadi karaoke itu sama rumah warga j itu kan bersebelahan, kemudian tiang listrik penerangan jalan itu dicabuti, gak tahu gimana cara menegurnya kemudian terjadi pengeroyokan," katanya.
Sementara itu pemilik kafe karaoke Bok Ampuh yang diprotes oleh warga menampik tuduhan yang dilontarkan. Menurutnya kasus perkelahian yang melibatkan anak dari pemilik kafe karaoke dengan warga berinisial J sudah berkahir damai.
Kuasa Hukum Kafe karaoke Bok Ampuh, Rudy, juga menjelaskan bahwa perkelahian itu terjadi antara anak pemilik kafe karaoke dengan anak warga berinisial J, bukan dengan warga J sendiri.
"Kasus perkelahian itu memang dilaporkan J ke Polsek Nglegok tapi sudah berakhir damai," kata Rudy, kuasa hukum Kafe karaoke Bok Ampuh.
Baca Juga: Tubuh Pemotor yang Tiba-tiba Ngebut ke Arah Laut Lalu Digulung Ombak Belum Ditemukan
Rudy menambahkan bahwa kasus perkelahian itu bermula dari permasalahan tiang listrik yang berada di batas tanah antara kafe karaoke dengan tanah milik warga J. Menurutnya anak warga J terlebih dahulu memindah tiang listrik penerangan ke tanah milik kafe karaoke.
"Tiang penerangan itu dipindahkan terlebih dahulu oleh mereka ke tanah kita kemudian anak pemilik karaoke memindahkannya kembali," imbuh Rudi.
Pasca protes tersebut, pihak Kecamatan Nglegok pun melakukan mediasi antara perwakilan warga dengan pemilik kafe karaoke. Hasilnya pemilik karaoke bersepakat untuk menutup sementara tempat usahanya hingga Senin tanggal 14 November 2022 mendatang.
Rencana mediasi akan kembali digelar pada hari Senin mendatang. Sementara untuk segel penutupan yang dipasang oleh warga di tempat hiburan malam tersebut kini telah dicopot oleh pemilik usaha.
Berita Terkait
-
Tubuh Pemotor yang Tiba-tiba Ngebut ke Arah Laut Lalu Digulung Ombak Belum Ditemukan
-
Heran Billboard Ganjar-Yenny Dipermasalahkan Pemda, PSI Sebut Tak Ada Pelanggaran: Jangan Dibungkam
-
Gaduh Billboard Ganjar-Yenny Capres Cawapres 2024 di Blitar, PSI Merasa Tak Bersalah
-
Kaget Diklakson Dari Belakang, Pemotor Kecelakaan Balitanya 3 Tahun Meninggal di Blitar
-
Gara-gara Tanah Bergerak, Puluhan Rumah Warga Blitar Rusak Retak-retak
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki
-
Langkah Terakhir Sang Penakluk Puncak: Maliya Finda Pulang ke Pelukan Bumi Kelahiran
-
Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun