Muhammad Taufiq
Jum'at, 11 November 2022 | 12:27 WIB
Sarah Desa Salsabila Firdaus (18), gadis Ngawi yang sudah 19 hari hilang - (BeritaJatim)

SuaraJatim.id - Akhirnya Sarah Dea Salsabila Firdaus pulang ke rumahnya di Desa Kendal Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ( Jatim ). Gadis 18 tahun itu sebelumnya dilaporkan hilang dari rumah.

Selama 20 hari Salsabila tidak pulang ke rumahnya. Hal itu mempuat keluarga panik mencari gadis imut itu, sampai akhirnya melapor ke polisi. Salsa menghilang diduga setelah dibully oleh tetangganya.

Sampai akhirnya Salsa pulang ke rumahnya kemarin, Kamis (10/11/2022) pukul 19.30 WIB. Hal ini dibenarkan Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo.

Budi mengungkapkan pihaknya melalui Kanit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Ipda Gunanto sudah mengonfirmasi ke pihak pelapor yaitu ayah dari Sarah, Zainal Mualifin (45).

"Informasi dari Kepala SPKT Ipda Gunanto, setelah konfirmasi pada pihak pelapor, dia (Sarah) pulang sendiri. Tapi kondisi masih sensitif, jika ditanya itu masih marah-marah," kata Budi dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (11/11/2022)

Dia menyebut kondisi psikologis Sarah masih belum stabil. Sehingga, polisi masih belum bisa mendapatkan informasi apakah Sarah benar-benar baik-baik saja selama dia tidak pulang ke rumah sejak 21 Oktober 2022.

Telebih, pamitnya pada orang tua adalah karena ingin memenangkan diri atau healing usai merasa dibully tetangga. "Psikologis masih labil," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Sarah dilaporkan hilang usai pamit healing karena dibully tetangga. Perangkat desa setempat melaporkan hilangnya Sarah Desa Salsabila Firdaus (18) kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Magetan, Rabu (9/11/2022).

Gadis pelajar itu terakhir kontak dengan orang tuanya pada Jumat, 21 Oktober 2022. Awalnya, Sarah pamit berangkat sekolah di salah satu SMA negeri di Magetan.

Baca Juga: Kuasa Hukum Lesti Kejora Angkat Bicara Soal Kabar Kiky Saputri Mau Dilaporkan ke Polisi

Kemudian pukul 15.00 WIB, bukannya pulang, dia justru mengirimkan pesan pada orang tuanya bahwa dia ingin pergi dan hendak healing atau berwisata karena dia merasa di-bully oleh tetangga. Dalam pesan itu dia meminta orang tuanya tidak khawatir karena dis berjanji akan kembali.

Tetapi hingga 19 hari kemudian, dia tak kunjung pulang, hingga perangkat desa setempat melaporkan kejadian itu ke Polres Magetan.

Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo membenarkan perihal laporan itu. Ada perangkat desa Kendal atas nama Zainal Mualifin yang melaporkan bahwa Sarah Dea Salsabila Firdaus telah hilang. Dia tidak pulang sejak 21 Oktober 2022.

Load More