SuaraJatim.id - Akhirnya Sarah Dea Salsabila Firdaus pulang ke rumahnya di Desa Kendal Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ( Jatim ). Gadis 18 tahun itu sebelumnya dilaporkan hilang dari rumah.
Selama 20 hari Salsabila tidak pulang ke rumahnya. Hal itu mempuat keluarga panik mencari gadis imut itu, sampai akhirnya melapor ke polisi. Salsa menghilang diduga setelah dibully oleh tetangganya.
Sampai akhirnya Salsa pulang ke rumahnya kemarin, Kamis (10/11/2022) pukul 19.30 WIB. Hal ini dibenarkan Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo.
Budi mengungkapkan pihaknya melalui Kanit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Ipda Gunanto sudah mengonfirmasi ke pihak pelapor yaitu ayah dari Sarah, Zainal Mualifin (45).
"Informasi dari Kepala SPKT Ipda Gunanto, setelah konfirmasi pada pihak pelapor, dia (Sarah) pulang sendiri. Tapi kondisi masih sensitif, jika ditanya itu masih marah-marah," kata Budi dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (11/11/2022)
Dia menyebut kondisi psikologis Sarah masih belum stabil. Sehingga, polisi masih belum bisa mendapatkan informasi apakah Sarah benar-benar baik-baik saja selama dia tidak pulang ke rumah sejak 21 Oktober 2022.
Telebih, pamitnya pada orang tua adalah karena ingin memenangkan diri atau healing usai merasa dibully tetangga. "Psikologis masih labil," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Sarah dilaporkan hilang usai pamit healing karena dibully tetangga. Perangkat desa setempat melaporkan hilangnya Sarah Desa Salsabila Firdaus (18) kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Magetan, Rabu (9/11/2022).
Gadis pelajar itu terakhir kontak dengan orang tuanya pada Jumat, 21 Oktober 2022. Awalnya, Sarah pamit berangkat sekolah di salah satu SMA negeri di Magetan.
Baca Juga: Kuasa Hukum Lesti Kejora Angkat Bicara Soal Kabar Kiky Saputri Mau Dilaporkan ke Polisi
Kemudian pukul 15.00 WIB, bukannya pulang, dia justru mengirimkan pesan pada orang tuanya bahwa dia ingin pergi dan hendak healing atau berwisata karena dia merasa di-bully oleh tetangga. Dalam pesan itu dia meminta orang tuanya tidak khawatir karena dis berjanji akan kembali.
Tetapi hingga 19 hari kemudian, dia tak kunjung pulang, hingga perangkat desa setempat melaporkan kejadian itu ke Polres Magetan.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo membenarkan perihal laporan itu. Ada perangkat desa Kendal atas nama Zainal Mualifin yang melaporkan bahwa Sarah Dea Salsabila Firdaus telah hilang. Dia tidak pulang sejak 21 Oktober 2022.
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Lesti Kejora Angkat Bicara Soal Kabar Kiky Saputri Mau Dilaporkan ke Polisi
-
Anaknya Hilang Usai Pamit Healing, Ayah di Ngawi Ungkap Kronologi: Dia Enggak Pernah Main Jauh
-
Pamit Healing usai Dirundung Tetangga, Gadis Muda Ini Hilang Tak Kunjung Pulang
-
Pamit Healing karena Di-bully Tetangga, Sudah 19 Hari Siswi SMA Ini Justru Hilang
-
Potret Terbaru Khayra Anak Gunawan Sudrajat Bikin Pangling, Dulu Dibully Sekarang Dipuji
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Kesaksian Tetangga: Mertua Dibantai Menantu Saat Masuk Rumah Lewat Pintu Belakang di Mojokerto
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan